TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

14 Provinsi Laporkan KLB Campak hingga Agustus 2025, Gorontalo Termasuk

$detailB['caption'] Gambar Campak (www.ibudanbalita.com)

Kemenkes catat 14 provinsi alami KLB campak hingga Agustus 2025, termasuk Gorontalo dengan 3 daerah terdampak: Boalemo, Pohuwato, dan Kota Gorontalo.

***

BERINTI.ID, Gorontalo – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penyebaran campak di Indonesia kembali mengkhawatirkan. 

Hingga Agustus 2025, ada 14 provinsi yang melaporkan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, termasuk Provinsi Gorontalo.

Ada tiga daerah di Provinsi Gorontalo terdampak, yakni Kabupaten Boalemo, Kabupaten Pohuwato, dan Kota Gorontalo.

Direktur Imunisasi Kemenkes, Prima Yosephine, menjelaskan tren peningkatan kasus ini tak lepas dari menurunnya cakupan imunisasi dasar lengkap dalam beberapa tahun terakhir.

“Pada 2018 cakupan imunisasi rutin lengkap masih berada di angka 92 persen, tapi kemudian turun menjadi 87,8 persen di 2023. Penurunan ini sangat berpengaruh terhadap meningkatnya kerentanan anak terhadap campak,” ujarnya.

Kasus Nasional Naik Turun

Data Kemenkes menunjukkan jumlah kasus campak konfirmasi sempat melonjak drastis dari 4.800 kasus pada 2022 menjadi lebih dari 10.600 kasus pada 2023. 

Tahun 2024, kasus memang turun menjadi sekitar 3.500, tetapi pada 2025 kembali meningkat. Hingga 24 Agustus, sudah tercatat lebih dari 3.400 kasus positif.

Laporan KLB juga mengalami fluktuasi. Tahun 2022 tercatat 64 KLB, lalu naik menjadi 95 di 2023, turun menjadi 53 pada 2024, namun pada 2025 hingga Agustus sudah ada 46 laporan KLB campak.

Dari 23.128 kasus suspek campak yang dilaporkan sepanjang 2025, sebanyak 20.710 sudah diuji laboratorium. Hasilnya, 3.444 kasus terkonfirmasi positif dengan tingkat positivity rate 16,6 persen.

Sebaran 14 Provinsi dengan KLB Campak

Berdasarkan data Kemenkes, berikut daftar provinsi dan kabupaten/kota yang melaporkan KLB campak hingga Agustus 2025:

* Sumatera Utara: Medan, Deli Serdang, Tapanuli Selatan, Tebing Tinggi, Padang Lawas, Dairi, Samosir, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Pematang Siantar, Padang Lawas Utara
* Jawa Timur: Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Surabaya, Jember, Sidoarjo, Lumajang, Probolinggo
* Banten: Serang, Tangerang Selatan, Tangerang (Kota/Kabupaten)
* Sumatera Barat: Agam, Sijunjung
* Gorontalo: Boalemo, Pohuwato, Kota Gorontalo
* DKI Jakarta: Jakarta Barat, Jakarta Utara
* Jawa Barat: Garut, Cirebon
* Jawa Tengah: Banyumas, Surakarta
* Kalimantan Timur: Balikpapan, Bontang
* Kalimantan Utara: Nunukan
* DI Yogyakarta: Sleman
* Bali: Karangasem
* Sulawesi Tengah: Tojo Una-Una
* Sulawesi Selatan: Maros

Beberapa daerah melaporkan lebih dari satu klaster wabah dalam wilayah yang sama, menandakan potensi penularan yang cukup cepat di masyarakat.

sumber data : Kemenkes, Databooks


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp