Kebakaran lahan di Desa Bondawuna, Bone Bolango, berhasil dipadamkan tim gabungan setelah petugas berjibaku di medan tebing gunung.
***
BERINTI.ID, Bone Bolango – Kalau api sudah mulai berkenalan dengan rumput dan daun kering, urusannya bukan lagi soal siapa yang punya lahan. Soalnya, api tidak punya sopan santun untuk berhenti di batas tanah.
Itulah yang terjadi di Desa Bondawuna, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, pada Rabu, 2 September 2026.
Kebakaran lahan terjadi sejak sekitar pukul 11.50 Wita dan baru benar-benar dinyatakan selesai ditangani menjelang petang.
Kebakaran tersebut membuat tim gabungan harus bekerja beberapa jam untuk menjinakkan kobaran api. Medannya pun bukan jenis lokasi yang bisa didatangi sambil santai. Titik api berada di lahan pada tebing gunung dengan akses yang cukup curam.
Setelah menerima permintaan bantuan dari Damkar Kabupaten Bone Bolango, Dit Samapta Polda Gorontalo mengerahkan satu unit kendaraan Karhutla bersama personel Unit Pammat menuju lokasi.
Personel Dit Samapta Polda Gorontalo tiba sekitar pukul 14.15 Wita. Setibanya di lokasi, mereka langsung berkoordinasi dengan petugas Damkar dan personel Polsek Suwawa.
Tim gabungan kemudian membagi tugas. Selain memadamkan api, personel juga melakukan pengamanan dan sterilisasi di sekitar lokasi kebakaran.
Medan yang curam membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan dengan gaya santai. Petugas harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik-titik api yang berada di kawasan tebing.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 16.48 Wita, api dinyatakan padam.
Namun, urusan belum selesai. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Pemeriksaan akhir dilakukan, hingga akhirnya pada pukul 17.26 Wita proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai.
Lahan yang terbakar berada di atas gunung dan ditumbuhi rumput liar, pepohonan serta dedaunan kering. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Penanganan kebakaran melibatkan 6 personel Damkar Kabupaten Bone Bolango, 11 personel Dit Samapta Polda Gorontalo, dan 2 personel Polsek Suwawa.
Mereka didukung satu unit Rantis Karhutla, satu unit Rantis D-Max, satu unit Rantis Truck Dalmas serta dua unit mobil Damkar.
Dirsamapta Polda Gorontalo, Kombes Pol Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti melalui personelnya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membakar sampah sembarangan.
Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok di kawasan yang mudah terbakar.
Sebab, di tengah kondisi lahan kering, sesuatu yang kelihatannya sepele bisa berubah menjadi persoalan besar. Rumput kering, dedaunan, dan angin adalah kombinasi yang sebaiknya tidak diajak bercanda.
Sementara itu, penyebab kebakaran lahan di Bondawuna masih dalam proses penyelidikan.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.