TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Belajar Haji di Lapas Kelas IIB Boalemo, Warga Binaan Menata Ulang Arah Hidup

$detailB['caption'] Suasana warga binaan Kelas IIB Boalemo mengikuti pelatihan manasik haji (Berinti.id/Husnul Puhi)

Di tempat yang biasanya identik dengan masa lalu yang berat, sekelompok warga binaan di Lapas Kelas IIB Boalemo justru sedang belajar tentang masa depan lewat manasik haji.

***

BERINTI.ID, Boalemo - Di balik tembok tinggi Lapas Kelas IIB Boalemo, pagi itu suasananya terasa berbeda. Bukan suara pintu besi yang mendominasi, melainkan langkah-langkah pelan para warga binaan yang sedang belajar satu hal yang mungkin selama ini terasa jauh, yaitu manasik haji.

Di halaman lapas, mereka mengikuti setiap tahapan dengan saksama, seolah sedang membayangkan diri berada di Tanah Suci. 

Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar latihan. Tapi bagi mereka, ini adalah harapan kecil yang tumbuh di tempat yang sering kali identik dengan masa lalu.

Kepala Lapas Kelas IIB Boalemo, Agus Risdianto, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ini bagian dari pembinaan mental dan spiritual yang rutin diberikan kepada warga binaan.

"Selain keterampilan, kami juga membekali mereka dengan pembinaan keagamaan," ujarnya.

Di dalam sistem pemasyarakatan, memang ada dua jalan pembinaan yakni kemandirian dan mental. Yang satu melatih tangan untuk bekerja, yang satu lagi menata hati agar lebih tenang. 

Pelatihan manasik haji, di bulan Zulhijah ini, jadi cara sederhana untuk menyentuh keduanya.

Tiga orang pembimbing dari Kementerian Agama Boalemo hadir mendampingi. Mereka mengajarkan rukun-rukun haji, langkah demi langkah. 

Bagi warga binaan, ini bukan sekadar pengetahuan baru, tapi juga pengalaman batin yang mungkin belum pernah mereka rasakan sebelumnya.

Budi Ardiansyah Hippy, salah satu peserta, mengaku bersyukur. Ia tahu, mungkin ia belum pernah dan belum tentu dalam waktu dekat menunaikan ibadah haji. 

Meski demikian, lewat manasik ini, setidaknya ia punya gambaran, punya bekal, dan yang lebih penting punya niat.

"Alhamdulillah, kami jadi tahu dan belajar hal-hal yang baik," katanya pelan.

Di tempat yang sering dianggap sebagai akhir dari banyak hal, kegiatan seperti ini justru membuka kemungkinan baru. 

Setiap warga binaan, sejauh apa pun langkahnya dulu, masih punya ruang untuk belajar, memperbaiki diri, dan pelan-pelan menata kembali arah hidupnya.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp