Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Gorontalo mengajak masyarakat menikmati kuliner lokal sekaligus mengenal sistem pembayaran digital melalui BAHAGIA QRISFest 2026. Pengunjung yang bertransaksi menggunakan QRIS di merchant mitra berkesempatan memperoleh tiket menyaksikan penampilan musisi Toton Caribo pada puncak acara.
***
BERINTI.ID, Gorontalo - Kalau selama ini QRIS identik dengan tempelan kotak hitam putih di meja kasir, BI Gorontalo mencoba mengubah kesan itu.
QRIS bukan cuma soal cara bayar, tapi juga dijadikan alasan untuk mengajak warga berkumpul, mencicipi kuliner lokal, hingga menghidupkan UMKM.
Lewat BAHAGIA QRISFest 2026, BI Gorontalo berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, dan BKKBN Provinsi Gorontalo menghadirkan festival yang berlangsung di GOR David Tony pada 17–19 Juli 2026.
Nama acaranya cukup panjang: BAHAGIA, singkatan dari Bersama Keluarga, Transaksi Praktis, dan Kuliner Berdaya. Intinya sederhana, warga diajak menikmati akhir pekan bersama keluarga sambil membiasakan pembayaran digital menggunakan QRIS.
Festival ini menjadi puncak rangkaian QRIS Jelajah Indonesia (QJI) Provinsi Gorontalo 2026, sebuah kampanye nasional Bank Indonesia yang merupakan bagian dari Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) 2026.
Sebelum mencapai puncak acara, berbagai kegiatan seleksi dan pra-event telah digelar sejak Juni dengan melibatkan masyarakat serta pelaku UMKM di sejumlah daerah di Gorontalo.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, M. Andi Destriyan, mengatakan QJI tahun ini mengusung tema "Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis dengan QRIS."
Melalui tema tersebut, BI Gorontalo mendorong generasi muda ikut mengenalkan kuliner lokal sekaligus memperluas penggunaan QRIS melalui berbagai konten kreatif.
Harapannya, pembayaran digital tidak lagi dianggap rumit, tetapi menjadi kebiasaan baru yang ikut membantu UMKM masuk ke ekosistem digital.
Menariknya, festival ini juga disandingkan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional 2026 yang mengangkat tema "Ayah Wajib Hadir."
Jadi, acara ini bukan sekadar tempat belanja atau berburu jajanan, melainkan ruang bagi keluarga untuk menikmati waktu bersama sambil mengikuti berbagai kegiatan edukatif.
Rangkaian acaranya pun cukup beragam. Ada peluncuran Maskot QJI, pengenalan layanan QRIS TAP, workshop literasi keuangan, donor darah, lomba menggambar bertema Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, layanan penukaran uang logam, hingga hiburan musik.
Kolaborasi dengan BKKBN juga menghadirkan Parade Bangga Kencana, Lomba Penyuluh P3K, serta Lomba DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang mengangkat isu penguatan keluarga dan pencegahan stunting.
Sebagai penutup, BAHAGIA QRISFest 2026 menghadirkan penampilan Toton Caribo. Menariknya lagi, tiket konser tidak dijual secara konvensional. Pengunjung cukup bertransaksi menggunakan QRIS minimal Rp10 ribu di 30 merchant Local Legend, lalu memberikan ulasan di Google Review kepada merchant tersebut.
Skema ini sengaja dibuat agar manfaat festival tidak berhenti di panggung hiburan. Setiap transaksi dan ulasan yang diberikan diharapkan ikut membantu promosi UMKM Gorontalo di ruang digital.
Lewat BAHAGIA QRISFest 2026, BI Gorontalo ingin menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran tak harus terasa kaku. Justru lewat festival yang memadukan kuliner, hiburan, dan aktivitas keluarga, kebiasaan membayar secara digital bisa tumbuh secara alami.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.