TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

BPS Gorontalo: Inflasi di Bulan Juni Naik 2,11 Persen, Tapi Masih di Jalur yang Aman

$detailB['caption'] Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo (kiri) saat menjelaskan laju inflasi di Gorontalo pada bulan Juni 2026 mengalami kenaikan hingga 2,11 persen (Berinti.id/Husnul Puhi)

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat inflasi bulanan (month-to-month) pada Juni 2026 sebesar 2,11 persen. Meski mengalami kenaikan setelah Gorontalo mencatat deflasi pada Mei, BPS menilai laju inflasi tersebut masih berada dalam kisaran target pemerintah dan tetap terkendali.

***

BERINTI.ID, Gorontalo - Setelah sempat mengalami deflasi pada Mei 2026, laju inflasi di Provinsi Gorontalo kembali menanjak pada bulan Juni. 

Kenaikannya memang terlihat cukup tinggi jika dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi BPS Provinsi Gorontalo memastikan kondisinya masih dalam batas yang terkendali.

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo, mengatakan inflasi bulanan (month-to-month) pada Juni 2026 tercatat sebesar 2,11 persen. 

Angka tersebut masih berada dalam sasaran inflasi pemerintah yang dipatok sebesar 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen.

"Memang inflasi bulan Juni masih berada di level yang terkendali, yaitu 2,11 persen," kata Agus dalam konfrensi pers, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut dia, kenaikan inflasi pada Juni terasa cukup mencolok karena terjadi setelah Gorontalo mengalami deflasi pada bulan Mei. 

Dengan kata lain, titik awal yang lebih rendah membuat kenaikan harga pada bulan berikutnya terlihat lebih besar.

"Yang unik, bulan Mei kita mengalami deflasi. Karena itu, inflasi pada Juni terlihat naik cukup tinggi jika dibandingkan bulan sebelumnya," ujarnya.

Meski demikian, Agus mengingatkan ada satu indikator yang perlu menjadi perhatian, yakni inflasi tahun kalender (year-to-date). Hingga Juni 2026, angkanya telah mencapai 3,27 persen atau mulai mendekati batas atas sasaran inflasi nasional.

Karena itu, ia berharap laju inflasi bulanan (month-to-month) pada semester kedua tahun ini tetap terkendali agar inflasi kumulatif sepanjang tahun tidak melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah.

"Yang perlu diwaspadai adalah inflasi tahun kalender yang sudah mendekati batas maksimal. Harapannya, inflasi bulanan ke depan tetap terkendali sehingga inflasi tahun kalender tetap berada dalam koridor target pemerintah," kata Agus.

Bagi masyarakat, penjelasan BPS ini bisa dimaknai sederhana. Harga-harga memang mulai bergerak naik lagi setelah sempat turun pada Mei 2026.

Namun sejauh ini, kenaikan tersebut masih dianggap normal dan belum menjadi sinyal bahwa inflasi di Gorontalo keluar dari jalur yang diharapkan.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp