BRI Cabang Gorontalo menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Gorontalo.
***
BERINTI.ID, Gorontalo - Hubungan media dan perbankan sering kali dipahami sesederhana urusan iklan, satu pihak punya ruang publikasi, pihak lain punya program yang perlu diketahui masyarakat. Padahal, kalau mau sedikit lebih ambisius, kolaborasi keduanya bisa melahirkan sesuatu yang lebih bermanfaat.
Setidaknya itulah yang tampak dalam pertemuan antara pengurus SMSI Kota Gorontalo dengan jajaran pimpinan BRI Cabang Gorontalo, Selasa, 9 Juni 2026.
Menjelang pelaksanaan Musda SMSI Provinsi Gorontalo, Pemimpin Cabang BRI Gorontalo, Komang Wahyu W.P, menyatakan dukungannya terhadap agenda tersebut.
Baginya, media bukan sekadar saluran penyampai informasi, melainkan mitra strategis yang ikut menentukan bagaimana masyarakat memahami berbagai program yang hadir di sekitarnya.
"Media merupakan mitra strategis BRI, baik dalam mengampanyekan produk maupun menyampaikan berbagai program dan kegiatan BRI yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Komang.
Pernyataan itu mungkin terdengar formal. Namun, di tengah derasnya arus informasi yang sering kali membuat publik sulit membedakan mana fakta dan mana sekadar sensasi, keberadaan media yang profesional memang menjadi kebutuhan yang tak bisa dianggap sepele.
Komang menilai Musda SMSI bukan hanya agenda pergantian kepengurusan atau forum seremonial tahunan. Lebih dari itu, Musda dapat menjadi momentum bagi perusahaan media siber di Gorontalo untuk memperkuat kapasitas, meningkatkan kualitas pemberitaan, sekaligus menjaga daya saing di tengah perubahan lanskap media yang berlangsung begitu cepat.
Menurutnya, media siber yang sehat dan profesional akan berkontribusi besar terhadap terciptanya ekosistem informasi yang sehat pula.
Menariknya, audiensi tersebut tak berhenti pada urusan dukungan terhadap Musda. Dari meja pertemuan itu, muncul gagasan kolaborasi yang justru menyasar mereka yang mungkin belum terlalu akrab dengan istilah literasi media maupun literasi keuangan: para pelajar.
BRI dan SMSI tengah mempersiapkan program bertajuk "SMSI x BRI Go to School" yang direncanakan digelar setelah Musda berlangsung.
Program ini akan menyasar siswa SMA dan SMK di seluruh Provinsi Gorontalo.
Lewat kegiatan tersebut, para pelajar akan diajak mengenal dunia jurnalistik lebih dekat, memahami cara kerja media, belajar memilah informasi, hingga mendapatkan edukasi tentang pentingnya mengelola keuangan sejak usia muda.
Di era ketika anak-anak muda bisa mendapatkan informasi hanya lewat sentuhan jari, kemampuan membedakan kabar yang benar sekaligus memahami cara mengatur uang tampaknya menjadi dua bekal yang sama pentingnya.
Karena itu, kolaborasi semacam ini terasa menarik. Bukan semata karena mempertemukan media dan perbankan dalam satu panggung, melainkan karena keduanya mencoba keluar dari zona nyaman: berbicara langsung kepada generasi muda tentang cara menjadi warga digital yang cerdas dan masyarakat yang lebih melek finansial.
Kalau semua berjalan sesuai rencana, kerja sama ini mungkin akan membuktikan bahwa hubungan media dan bank tak harus selalu berakhir di halaman advertorial. Sesekali, ia bisa hadir di ruang kelas dan meninggalkan pelajaran yang jauh lebih panjang umur.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.