TikTok Logo X Logo
Logo ✖
Hulonthalo

Bukan Cuma Salat Jumat, Kapolresta Gorontalo Kota Juga Datang untuk Dengarkan Keluhan Warga

$detailB['caption'] Kapolresta Gorontalo Kota bersama para pejabat kepolisian lainnya berswafoto bersama jemaah Masjid At-Thaharah dengan gaya salam Polisi Bersama Masyarakat selepas salat jumat (Foto: Humas Polresta Gorontalo Kota)

Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Budhi Batara Pratidina menyambangi Masjid At-Thaharah di Kelurahan Tomulabutao. Ia memanfaatkan kunjungan itu untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi warga terkait keamanan lingkungan.

***

BERINTI.ID, Kota Gorontalo — Masjid bukan hanya tempat menunaikan ibadah. Di sana, warga juga bisa bertemu, berbincang, dan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. 

Hal itulah yang coba dilakukan Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Budhi Batara Pratidina, saat menyambangi Masjid At-Thaharah, Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi, Jumat, 30 Oktober 2026.

Budhi datang bersama sejumlah pejabat utama Polresta Gorontalo Kota dan jajaran Polsek Dungingi. Mereka mengikuti salat Jumat berjamaah yang dimulai sekitar pukul 11.45 Wita.

Namun, kunjungan tersebut tidak berhenti setelah salam penutup salat Jumat. Ada agenda lain yang ingin dibangun, yakni membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung aspirasi jamaah.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Budhi berupaya menjadikan masjid sebagai salah satu ruang pertemuan antara polisi dan masyarakat. Bukan sekadar datang, salat, lalu pulang, tetapi juga mendengarkan persoalan keamanan dan ketertiban yang dirasakan warga di lingkungan mereka.

Dalam kesempatan itu, Budhi mengatakan kegiatan tersebut menjadi cara bagi kepolisian untuk mengetahui lebih dekat kondisi masyarakat, termasuk keluhan dan harapan mereka terkait keamanan lingkungan.

"Kegiatan Jumat Keliling ini adalah sarana bagi kami untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mendengar langsung apa yang menjadi keluhan maupun harapan masyarakat terkait situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. Kami ingin memastikan bahwa polisi tidak pernah ada jarak dengan warga," ujar Budhi.

Pendekatan semacam ini memang membutuhkan komunikasi yang tidak selalu berlangsung di balik meja kantor. Sebab, persoalan keamanan di lingkungan masyarakat tidak seluruhnya bisa diketahui hanya melalui laporan resmi.

Dengan bertemu langsung, polisi diharapkan bisa memperoleh gambaran mengenai persoalan yang dihadapi warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Program Jumat Keliling tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan pemolisian masyarakat atau community policing. Melalui pendekatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pihak yang menerima pelayanan kepolisian, tetapi ikut terlibat dalam menjaga keamanan lingkungan.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp