Jurnalis Kota Gorontalo tak hanya piawai mengolah kata, tetapi juga tangguh di lapangan. Dalam Liga Futsal Jurnalis yang digelar untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, tim ini keluar sebagai juara setelah tampil konsisten dan mendominasi turnamen yang diikuti jurnalis se-Provinsi Gorontalo.
***
BERINTI.ID, Gorontalo - Selama ini jurnalis dikenal lihai mengolah kata dan tajam mengulik isu, di Gorontalo mereka membuktikan bahwa kaki juga bisa diajak kerja sama.
Tim Jurnalis Kota Gorontalo keluar sebagai juara Liga Futsal Jurnalis dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 Tahun 2026.
Turnamen yang digelar seluruh Jurnalis Gorontalo itu mempertemukan sejumlah tim jurnalis dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo.
Selama beberapa hari, lapangan futsal tak hanya dipenuhi operan bola, tapi juga tawa, adu strategi, dan sesekali teriakan khas orang liputan yang lupa sedang tidak pegang mikrofon.
Jurnalis Kota Gorontalo tampil konsisten sejak awal turnamen. Tim futsal yang bernama Tidak Ada Cirita Fc ini mengoleksi 28 poin dan nyaman bertengger di puncak klasemen.
Di bawahnya, Jurnalis Provinsi Gorontalo menguntit dengan 21 poin, sementara TVRI Gorontalo harus puas finis di peringkat ketiga dengan 18 poin.
Tak cuma soal juara tim, panggung juga diberikan untuk individu yang tampil menonjol. Faisal dari Jurnalis Kota Gorontalo keluar sebagai top skor, mungkin karena terbiasa mengejar deadline, jadi refleksnya cepat.
Kemudian, gelar Pemain Terbaik diraih Rusli Aneta dari Jurnalis Provinsi Gorontalo, sementara posisi Kiper Terbaik jatuh ke tangan Zulham dari Jurnalis Kabupaten Gorontalo yang sukses bikin frustrasi penyerang lawan.
Ketua Panitia Pelaksana, Sofyan Ishak, mengatakan Liga Futsal Jurnalis berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Februari 2026.
Menurut dia, turnamen berjalan aman, lancar, dan yang terpenting dan paling utama pemainnya sportif.
"Ini bukan sekadar kompetisi. Ini ajang silaturahmi dan solidaritas antar Jurnalis Gorontalo dalam rangka HPN ke-80," kata Sofyan, usai turnamen, pada Minggu, 8 Februari 2026.
Sofyan juga menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo dan PT PLN Nusantara Power UP Gorontalo yang mendukung penuh terselenggaranya turnamen. Tanpa dukungan itu, bisa jadi liga ini cuma wacana di grup WhatsApp.
Pada partai penutupan, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Olan Laurence Hasiholan Pasaribu, menyerahkan langsung trofi dan uang pembinaan kepada para pemenang.
Sebuah penutup manis untuk turnamen yang membuktikan bahwa jurnalis tak melulu serius, kadang perlu juga berkeringat bareng demi kebersamaan.
Panitia berharap Liga Futsal Jurnalis bisa terus digelar di tahun-tahun mendatang. Biar pers Gorontalo tetap sehat, nalar jalan, solidaritas terjaga, dan stamina tetap prima, baik di ruang redaksi maupun di lapangan futsal.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.