TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Cemburu Membara, Badik Ikut Bicara: Kasus Penikaman di Kota Gorontalo yang Berujung 15 Tusukan

$detailB['caption'] Korban penikaman di Kota Gorontalo sedang dilakukan penanganan medis di RS. Multazam karena terkena luka sebanyak 15 tusukan. (Foto: Humas Polresta Gorontalo Kota)

Cemburu berujung penikaman terjadi di sebuah kamar kos di Kelurahan Heledulaa Utara, Kota Gorontalo. Seorang pria berinisial FM, 26 tahun, diduga menikam SM, 21 tahun, hingga mengalami 15 luka tusuk dan sayat di sejumlah bagian tubuh.

***

BERINTI.ID, Kota Gorontalo — Kesalahpahaman memang sering dimulai dari obrolan yang katanya sebentar. Tapi di sebuah kamar kos di Jalan Kasuari Baru, Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Sabtu 22 Agustus 2026, obrolan justru berakhir dengan belasan luka dan satu badik yang akhirnya ikut diamankan polisi.

Tim URC Satreskrim Polresta Gorontalo Kota mengamankan FM (26), pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap SM (21) menggunakan senjata tajam jenis badik.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.05 Wita. Berdasarkan keterangan saksi, FM awalnya datang ke kos korban untuk membicarakan kesalahpahaman.

Korban sempat mengajak FM berbicara di luar kamar agar pembicaraan tersebut disaksikan keluarga. Namun, FM disebut tetap bersikeras masuk ke dalam kamar.

Di titik inilah suasana yang tadinya mungkin cuma butuh obrolan baik-baik berubah menjadi perkara pidana.

Tak lama kemudian, saksi mendengar korban berteriak meminta pertolongan.

"Mama dia so pukul kita" dan "mama somo mati," demikian teriakan korban yang didengar saksi, menurut keterangan polisi.

Pintu kamar kemudian didobrak. Korban ditemukan dalam kondisi berlumuran darah, sementara FM disebut masih memegang senjata tajam sebelum melarikan diri.

Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Akmal Novian Reza mengatakan korban langsung dilarikan ke RS. Multazam untuk mendapatkan penanganan medis.

"Berdasarkan hasil visum awal, korban mengalami 15 luka tusuk dan sayat. Luka tersebut terdapat di sejumlah bagian tubuh, mulai dari dada, perut, bokong, betis hingga lengan," ungkap Akmal.

Polisi menduga persoalan tersebut dipicu kecemburuan. FM disebut kesal lantaran nafkah yang diberikannya diduga disalahgunakan oleh korban.

Setelah kejadian, Tim URC Polresta Gorontalo Kota bergerak dan berhasil mengamankan FM beserta barang bukti berupa badik.

Saat ini perkara tersebut ditangani Satreskrim Polresta Gorontalo Kota. Penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap secara utuh perkara yang bermula dari kesalahpahaman tersebut.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp