TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Cerita di Balik Ramainya PESONA SERLIGO 2026: UMKM, QRIS, Hingga Pangan Murah Laris Manis

$detailB['caption'] Kepala KPwBI Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana saat menjelaskan hasil PESONA SERLIGO 2026 (Berinti.id/Husnul Puhi)

Pelaksanaan Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo dan Sinergi Akselerasi Digitalisasi Gorontalo (PESONA SERLIGO) 2026 mencatat peningkatan signifikan pada jumlah pengunjung, transaksi UMKM, hingga realisasi kerja sama pembiayaan dan penjualan.

***

BERINTI.ID, Gorontalo - Jika ada yang mengira acara ekonomi syariah hanya berisi seminar serius dan istilah-istilah yang bikin dahi berkerut, PESONA SERLIGO 2026 tampaknya berhasil membuktikan sebaliknya.

Selama empat hari, 19 – 22 Juni 2026, kawasan Taman Budaya Limboto berubah menjadi ruang pertemuan yang cukup unik. 

Di satu sisi ada pelaku UMKM yang sibuk menawarkan produknya, ada pula masyarakat yang berburu kuliner, belajar transaksi digital, hingga mencari bahan pangan dengan harga lebih bersahabat. 

Semuanya bertemu dalam satu agenda besar milik BI Gorontalo, yaitu PESONA SERLIGO 2026 yang tahun ini dikolaborasikan dengan PENAS KTNA XVII.

Hasilnya ternyata tidak sekadar ramai di media sosial atau padat di area pameran. Sebanyak 154 UMKM dan Pelaku Usaha Syariah (PUS) ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. 

Produk yang dipamerkan pun beragam, mulai dari fesyen, kerajinan tangan, hingga aneka olahan pangan yang telah mengantongi sertifikasi halal.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai 27.306 orang. Angka itu melonjak hingga 300 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. 

Kalau biasanya pelaku UMKM berharap dagangannya dilirik pengunjung, kali ini mereka mendapat bonus berupa keramaian yang benar-benar nyata.

Dari keramaian tersebut, transaksi penjualan yang tercatat hingga penutupan mencapai Rp1,66 miliar atau naik 41,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Namun, cerita terbesar dari PESONA SERLIGO bukan hanya soal barang yang laku terjual.

Di balik stan-stan UMKM yang ramai, terjadi apa yang sering disebut dalam bahasa acara ekonomi sebagai business matching. 

Sederhananya, pelaku usaha dipertemukan dengan calon pembeli maupun lembaga pembiayaan agar bisnis mereka tidak berhenti di meja pameran.

Nilai business matching yang berhasil dibukukan mencapai Rp3,69 miliar. Terdiri dari kerja sama penjualan produk syariah senilai Rp320 juta antara satu agregator dengan empat UMKM, serta pembiayaan syariah senilai Rp3,37 miliar yang melibatkan tiga lembaga keuangan syariah dan tujuh pelaku usaha pada sektor olahan pangan dan kerajinan.

Kepala KPwBI Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara ekonomi syariah, UMKM, dan digitalisasi tidak lagi berhenti pada slogan.

"UMKM tidak hanya memperoleh ruang promosi, tetapi juga terhubung dengan pasar, pembiayaan, layanan halal, dan transaksi digital yang lebih luas," ujar Bambang. 

Menariknya lagi, PESONA SERLIGO tidak melulu bicara soal omzet, pembiayaan, atau QRIS. Di tengah isu harga pangan yang kerap membuat masyarakat deg-degan setiap kali ke pasar, kegiatan ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah melalui kolaborasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Artinya, ketika sebagian orang datang untuk mencari peluang usaha, sebagian lainnya bisa pulang dengan membawa kebutuhan pokok yang harganya lebih ramah bagi kantong.

Seperti kebanyakan festival modern, acara ini juga mencoba menggabungkan unsur edukasi dan hiburan. Ada talkshow, perlombaan, pameran UMKM, hingga bedah buku bersama penulis nasional. 

Sementara pada hari penutupan, BI Gorontalo meluncurkan program QRIS Jelajah Indonesia sebagai upaya memperluas penggunaan transaksi digital di tengah masyarakat.

Meski panggung utama PESONA SERLIGO 2026 telah ditutup, denyut aktivitas di Taman Budaya Limboto belum benar-benar berhenti. 

Selama rangkaian PENAS KTNA XVII masih berlangsung, kawasan tersebut tetap menjadi ruang berkumpul masyarakat untuk menikmati kuliner, menyaksikan pertunjukan seni budaya, hingga mengakses berbagai layanan konsultasi.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp