TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Cuaca Gorontalo Lagi Panas-Panasnya, Polda Ingatkan Warga Jangan Main Api

$detailB['caption'] Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Marupa Sagala mengimbau ke warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya Karhutla di tengah kondisi cuaca panas dan kering (Berinti.id/Husnul Puhi)

Polda Gorontalo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Warga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar yang berisiko memicu api meluas.

***

BERINTI.ID, Gorontalo — Gorontalo sedang menghadapi cuaca panas dan kering. Dalam kondisi seperti ini, api kecil bukan lagi sekadar api kecil. Kalau dibiarkan, ia bisa berubah menjadi masalah besar bernama Karhutla. 

Polda Gorontalo pun mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla di Gorontalo, terutama ketika kondisi lahan sedang kering dan angin cukup kencang.

Imbauan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Marupa Sagala. Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar.

Sebab, membakar lahan memang kelihatannya seperti cara paling praktis. Tinggal nyalakan api, lalu menunggu pekerjaan beres. Masalahnya, api tidak punya kemampuan membaca batas lahan milik siapa.

"Karhutlah dapat menimbulkan dampak yang luas, mulai dari kerusakan lingkungan, pencemaran udara, hingga mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan secara sembarangan," ujar Marupa.

Menurutnya, kondisi lahan yang kering ditambah angin cukup kencang membuat api lebih mudah merambat ke area lain.

Artinya, aktivitas yang awalnya dianggap sepele bisa berujung menjadi kebakaran hutan dan lahan yang sulit dikendalikan.

Polda Gorontalo juga meminta masyarakat tidak meninggalkan api atau bara api tanpa pengawasan. Setelah melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, warga diminta memastikan api benar-benar sudah padam.

Jangan sampai sudah pulang, tetapi bara masih menyala. Sebab, api tidak mengenal istilah "nanti juga mati sendiri".

Pencegahan Karhutla di Gorontalo juga tidak hanya menjadi urusan polisi, pemadam kebakaran, atau pemerintah. Masyarakat punya peran penting untuk mencegah munculnya titik api sejak awal.

Dengan begitu, Polda Gorontalo meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran hutan dan lahan.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran hutan dan lahan, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat ditangani secepat mungkin," kata Marupa.

Melapor cepat ke petugas menjadi hal penting, agar kebakaran lahan tidak telanjur meluas. Apalagi dalam kondisi cuaca panas dan kering, api bisa bergerak lebih cepat daripada yang diperkirakan.

Karena itu, kewaspadaan menjadi salah satu kunci utama pencegahan Karhutla.

Polda Gorontalo menegaskan bahwa menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. 

Kesadaran warga untuk tidak membakar lahan sembarangan, tidak meninggalkan bara api, serta segera melaporkan titik api diharapkan dapat mencegah kebakaran meluas.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp