TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Demo Tolak Tunjangan DPR Berlanjut di Rudis Gubernur Gorontalo, Desak Gubernur dan Kapolda Hadir

$detailB['caption'] Suasana demo mahasiswa dan ojol di rudis Gubernur Gorontalo (Istimewa)

Ribuan mahasiswa dan pengemudi ojol di Gorontalo lanjutkan aksi protes ke rumah dinas Gubernur. Mereka menolak kenaikan tunjangan DPR RI, mendesak DPRD bersikap tegas, serta menunggu Gubernur dan Kapolda hadir menemui massa aksi.

***

BERINTI.ID, Gorontalo – Gelombang aksi penolakan terhadap tunjangan DPR RI di Gorontalo masih berlanjut. 

Kali ini, mahasiswa bersama pengemudi ojek online (ojol) mengarahkan langkah mereka ke rumah dinas (rudis) Gubernur Gorontalo.

Di depan rudis, massa berkumpul dan kembali menyuarakan empat poin tuntutan utama.

Pertama, mereka mendesak DPRD Gorontalo benar-benar menjadi corong aspirasi rakyat dengan menolak seluruh bentuk privilese serta tunjangan berlebihan anggota DPR RI, terutama tunjangan perumahan. 

Massa juga menuntut proses legislasi dilakukan secara transparan, partisipatif, dan berpihak kepada masyarakat.

Kedua, DPRD Gorontalo diminta segera menyatakan sikap resmi untuk menolak wacana kenaikan tunjangan DPR RI.

Ketiga, mahasiswa menuntut DPRD memaparkan perkembangan kerja Panitia Khusus (Pansus) dalam forum sidang rakyat yang rencananya akan digelar di Universitas Negeri Gorontalo.

Keempat, DPRD Gorontalo diingatkan agar memperkuat fungsi pengawasan, khususnya menyangkut isu lingkungan, eksploitasi sumber daya alam, hingga praktik ilegal di kawasan perairan konservasi.

Selain itu, massa aksi juga mendesak Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail serta Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo hadir menemui mereka secara langsung.

Tidak hanya soal tunjangan DPR, aksi kali ini juga menyinggung tragedi tewasnya seorang pengemudi ojol saat demonstrasi di Jakarta. 

Ketua Persatuan Bentor Gorontalo, Iwan Abdul Latief, menegaskan bahwa peristiwa itu merupakan bentuk penindasan.

“Ada yang bertanya pada saya, apa sebenarnya yang terjadi di Jakarta? Saya jawab, itu penindasan,” ungkap Iwan di hadapan massa.

Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung. Massa tetap bertahan menunggu kedatangan Gubernur dan Kapolda untuk memberi jawaban atas tuntutan mereka.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp