TikTok Logo X Logo
Logo ✖
Hulonthalo

Diduga Angkut Sianida dari Filipina, Tim Gabungan Amankan 80 Karung di Laut Gorontalo Utara

$detailB['caption'] Truk yang diduga memuat sianida dan ditemukan oleh Tim gabungan di wilayah Gorontalo Utara (istimewa)

Sianida diduga datang dari Filipina, lalu mampir lewat jalur laut sebelum 80 karungnya diamankan tim gabungan di Gorontalo Utara. Kapalnya ikut diburu, sementara dua ABK masih dicari setelah disebut melompat ke laut.

***

BERINTI.ID, Gorontalo Utara — Tim gabungan Bea Cukai, TNI Angkatan Laut, dan Polair mengamankan sebuah truk yang diduga membawa bahan kimia sianida di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara. 

Sebanyak 80 karung yang diduga berisi sianida turut diamankan dalam operasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penindakan itu bermula dengan adanya dugaan pengiriman bahan kimia dari Filipina melalui jalur laut. 

Tim gabungan kemudian bergerak menuju wilayah Tolinggula pada 23 September 2026. Operasi tersebut mendapat dukungan Kapal Patroli Bea Cukai BC 30006 yang bergerak dari Bitung, Sulawesi Utara, menuju perairan Gorontalo Utara.

Pada Jumat dinihari, 25 September 2026, sekitar pukul 02.31 Wita, tim memperoleh informasi bahwa kapal yang diduga membawa bahan kimia tersebut berada di Pantai Lango, Molangato, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Kapal disebut sedang melakukan pembongkaran barang.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 03.14 Wita. Namun, kapal dan barang yang sebelumnya diduga dibongkar telah meninggalkan lokasi.

Tim darat kemudian mengejar sebuah truk yang diduga mengangkut barang hasil pembongkaran dari kapal. Truk tersebut ditemukan setelah memasuki sebuah gudang di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara.

Petugas mengamankan dua orang yang berada di truk tersebut, yakni sopir bernama Arif Kaltara, 22 tahun, dan kernet bernama Arnis Alyudi, 25 tahun.

Pada saat bersamaan, Kapal Patroli BC 30006 mengejar kapal yang diduga baru selesai melakukan pembongkaran di perairan Molangato. Petugas mengamankan empat dari enam anak buah kapal (ABK).

Dalam pengejaran tersebut, empat ABK disebut melompat ke laut. Dua orang kemudian ditemukan dan diamankan, sedangkan dua lainnya masih dalam pencarian. Salah satu dari dua orang yang belum ditemukan disebut merupakan nakhoda kapal.

Dari operasi tersebut, tim mengamankan 80 karung yang diduga berisi sianida, 11 jerigen kosong, satu unit truk bernomor polisi DM 8023 FA, serta satu kapal tanpa nama berwarna oranye, putih, dan biru.

Seorang perempuan bernama Silvia Anthoni Singah, 31 tahun, juga diamankan. Ia mengaku sebagai pemilik barang yang dibawa dalam pengiriman tersebut.

Saat ini kapal yang diamankan telah dibawa ke Pelabuhan Kwandang. Sementara barang yang diduga sianida, truk, dan 11 jerigen kosong dibawa ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo.

Hingga berita ini diterbitkan, Berinti.id sedang berupaya mengonfirmasi ke orang yang diduga pemilik sianida tersebut.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp