TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Dua Kontainer di Pelabuhan Anggrek Gorontalo Utara Diduga Muat 44 Ton Batu Hitam 

$detailB['caption'] Dua kontainer yang diduga berisi batu hitam dengan berat 44 ton diamankan di Pos Kota Polairud Polda Gorontalo (Berinti.id/Husnul Puhi)

Kalau di manifest tertulis kemiri, mestinya yang keluar dari kontainer ya kemiri. Tapi di Pelabuhan Anggrek, Gorontalo Utara, dua kontainer justru ditemukan berisi batu hitam yang secara visual diduga mengandung galena. Polisi pun turun tangan menyelidiki.

***

BERINTI.ID, Gorontalo — Dua kontainer yang hendak dikirim dari Pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga berisi batu hitam. 

Temuan itu terungkap setelah polisi membuka kedua kontainer pada Kamis, 17 September 2026.

Informasi mengenai dugaan pengiriman batu hitam tersebut diterima Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Gorontalo pada Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 22.00 Wita. 

Polisi mendapat informasi adanya pengiriman material yang diduga mengandung galena melalui jalur laut dari Pelabuhan Anggrek menuju Tanjung Priok.

Material itu diduga berasal dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara. Polisi kemudian melakukan pemantauan dan pemeriksaan di area Pelabuhan Anggrek, termasuk menelusuri dokumen pengangkutan serta peti kemas yang diduga digunakan untuk mengirim material tersebut.

Sekitar pukul 02.30 Wita, pada Kamis, 17 September 2026, polisi menemukan dua kontainer yang diduga berkaitan dengan informasi tersebut.

Berdasarkan Manifest Muatan KM Tanto Jaya VOY. 314, kedua kontainer tercatat membawa kemiri. Kontainer pertama bernomor TAKU 2470800, berukuran 20 feet, berstatus full, dengan berat 22 ton.

Kontainer kedua bernomor TAKU 2558511, juga berukuran 20 feet, berstatus full, dengan berat 22 ton.

Dengan demikian, berat muatan yang tercantum dalam manifest mencapai 44 ton.

Dalam dokumen pengangkutan, pengirim atau pemilik kargo tercantum atas nama Midun Febriyanto Rahmola, warga Desa Tanah Putih, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Adapun penerima barang tercantum atas nama Rusli Herizon, beralamat di Cilincing, Jakarta Utara.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan KSOP Pelabuhan Anggrek, PT Tanto, dan Anggrek Gorontalo International Terminal (AGIT) untuk memverifikasi dokumen dan keberadaan kedua kontainer.

Setelah berkoordinasi dengan pemilik kargo dan memperoleh persetujuan untuk membuka segel, polisi memeriksa kedua kontainer sekitar pukul 17.00 Wita pada hari yang sama.

Pembukaan segel dilakukan anggota Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Gorontalo bersama Pos Unit Anggrek. Pemeriksaan itu disaksikan pemilik barang, pihak KSOP Pelabuhan Anggrek, PT Tanto, dan AGIT.

Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan isi kedua kontainer tidak sesuai dengan keterangan dalam manifest. Polisi tidak menemukan kemiri, melainkan batu berwarna hitam yang secara visual diduga mengandung mineral galena.

Polisi kemudian mendokumentasikan dan mengamankan kedua kontainer beserta muatannya untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Gorontalo masih mendalami asal-usul batu tersebut. Polisi juga menelusuri lokasi pengambilan atau pertambangan, pemilik barang, pengirim, penerima, pihak ekspedisi atau JPT, serta pihak yang melakukan pemuatan.

Penyidik juga memeriksa dokumen pengangkutan dan dokumen pendukung lainnya untuk mengetahui penyebab perbedaan antara jenis barang yang tercantum dalam manifest dengan muatan yang ditemukan di dalam kontainer.

Kasi Sidik Ditpolairud Polda Gorontalo, AKP Muhammad Adam, membenarkan penemuan dua kontainer tersebut.

Menurut dia, pihaknha masih melakukan penyidikan dan pendalaman terhadap temuan batu hitam yang diduga mengandung mineral galena itu.

"Iya benar, bahwa kami telah menemukan dua kontainer yang memuat batu hitam di Pelabuhan Anggrek Gorut. Saat ini kami sementara melakukan penyidikan lebih lanjut," ungkap Adam, dikonfirmasi pada Minggu, 20 September 2026.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp