TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Festival Kuliner HARFEST 2026 Jadi Tempat BI Gorontalo Jalankan Misi Perluas UMKM dan Ekonomi Daerah

$detailB['caption'] Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea (kiri) bersama Kepala KPwBI Gorontalo, Bambang Setya Permana (kanan) mencicipi produk UMKM yang ikut terlibat dalam Festival Kuliner HARFEST 2026 (Foto: Humas BI Gorontalo)

Festival Kuliner HARFEST 2026 yang berlangsung di GPCC Gorontalo melibatkan 75 UMKM kuliner dan 165 UMKM binaan BI Gorontalo untuk memperluas pasar dan memperkuat ekonomi daerah.

***

BERINTI.ID, Gorontalo — Kalau UMKM cuma diminta bertahan, mungkin yang perlu diperkuat bukan cuma semangat jualannya, tapi juga tempat untuk bertemu pembeli. 

Di Festival Kuliner HARFEST 2026, BI Gorontalo bersama Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Gorontalo mencoba memperluas ruang itu.

Festival Kuliner menjadi bagian dari rangkaian Hulonthalo Art & Craft Festival (HARFEST) 2026 yang berlangsung di Grand Palace Convention Center (GPCC), Kota Gorontalo. Kegiatan ini dibuka pada 11 - 13 September 2026.

Sekitar 75 UMKM kuliner ikut ambil bagian, termasuk pelaku street food dari kawasan Jalan Andalas, Kota Gorontalo. Mereka melengkapi pameran HARFEST yang juga melibatkan 165 UMKM binaan Bank Indonesia.

Artinya, pengunjung tidak hanya datang untuk melihat produk kerajinan atau menikmati suasana festival. Ada pula kesempatan untuk mencicipi makanan, membeli produk lokal, dan kalau cocok menjadi pelanggan tetap.

Dari Street Food hingga Perputaran Rp1,8 Miliar

Festival ini dibuka oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Hadir pula Staf Ahli Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf/Bekraf) Bidang Pendanaan dan Pembiayaan Restog Krisna Kusuma, Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel, Forkopimda Kota Gorontalo, serta perwakilan Dinas Parekrafpora dan Diskumperindag Pemprov Gorontalo.

Di tengah kegiatan tersebut, BI Gorontalo menyoroti perkembangan aktivitas ekonomi Kota Gorontalo. Usaha kuliner tumbuh, wirausaha muda bermunculan, dan ruang ekonomi baru mulai terbentuk.

Salah satu kawasan street food bahkan disebut telah mencatat perputaran usaha sekitar Rp1,8 miliar dalam beberapa bulan.

Angka itu menunjukkan bahwa usaha kuliner bukan sekadar urusan mengisi perut. Di balik seporsi makanan, ada bahan baku yang dibeli, pekerja yang dibayar, dan pendapatan yang berputar di daerah.

BI Dorong UMKM Naik Kelas, Bukan Sekadar Ramai Saat Festival

Melalui Festival Kuliner HARFEST 2026, BI Gorontalo mendorong pelaku UMKM agar momentum festival tidak berhenti pada ramainya pengunjung.

Ada beberapa hal yang menjadi perhatian, yaitu meningkatkan kualitas produk dan kemasan, mengadopsi pembayaran digital, serta mengelola usaha secara lebih profesional.

Sebab, makanan yang enak memang penting. Namun, kemasan yang baik, pembayaran yang praktis, dan pengelolaan usaha yang rapi juga ikut menentukan apakah pelanggan akan kembali.

Di sinilah festival menjadi lebih dari sekadar tempat jualan. Ia menjadi ruang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pasar, sekaligus mendorong UMKM agar semakin siap bersaing.

Tak hanya itu, masyarakat juga diajak meramaikan Festival Kuliner HARFEST 2026 ini. 

Kehadiran pengunjung diharapkan menjadi dukungan nyata bagi UMKM kuliner dan produk lokal Gorontalo. Dengan begitu, festival tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah.

Karena pada akhirnya, UMKM tidak cukup hanya diberi panggung. Mereka juga membutuhkan pembeli, pasar yang lebih luas, dan kesempatan untuk tumbuh.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp