Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong Polresta Gorontalo Kota menggelar doa bersama lintas agama sekaligus menggalang dana untuk para korban.
***
BERINTI.ID, Kota Gorontalo — Bencana memang tidak kenal alamat. Ketika gempa bumi mengguncang NTT, rasa kemanusiaan pun ikut bergerak dari Gorontalo.
Polresta Gorontalo Kota menggelar apel pagi yang dirangkaikan dengan doa bersama lintas agama untuk para korban gempa NTT, Rabu, 19 Agustus 2026.
Apel berlangsung pukul 07.00 -- 07.30 Wita di lingkungan Polresta Gorontalo Kota.
Doa tersebut diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, perwira, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polresta Gorontalo Kota.
Lima tokoh agama turut hadir dan secara bergantian memanjatkan doa. Mereka mendoakan para korban yang meninggal dunia serta berharap korban yang selamat bersama keluarganya diberi kekuatan, ketabahan, dan pemulihan.
Di sini, apel pagi tidak cuma soal barisan rapi dan laporan komandan. Ada pesan lain yang hendak disampaikan: ketika bencana terjadi di tempat yang jauh, rasa peduli tidak harus ikut berjarak.
Doa lintas agama tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Gorontalo.
Para pemuka agama dari berbagai keyakinan duduk dalam satu kegiatan, mendoakan mereka yang sedang menghadapi musibah.
Setelah doa bersama, kegiatan berlanjut dengan penggalangan dana dari seluruh personel Polresta Gorontalo Kota.
Dana tersebut akan dikumpulkan melalui Polda Gorontalo untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.
Dengan begitu, solidaritas tidak berhenti sebagai kalimat manis dalam sambutan. Ada doa yang dipanjatkan, ada pula bantuan yang dikumpulkan.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.