Pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo bisa bantu warga untuk beli bahan pokok lebih murah. Cukup membawa Rp95 ribu, warga bisa tebus murah tujuh komoditas.
***
BERINTI.ID, Gorontalo - Biasanya orang datang ke Kantor Kejati Gorontalo dengan urusan hukum, entah konsultasi, laporan, atau sekadar mengurus berkas perkara. Tapi pada Rabu, 11 Maret 2026, suasananya agak berbeda.
Halaman kantor yang biasanya terlihat formal itu mendadak ramai seperti pasar. Bedanya, yang dibawa warga bukan map berisi dokumen, melainkan menukar kupon belanja sembako.
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kejati Gorontalo menggelar pasar murah di halaman kantor tersebut.
Program ini dibuat sederhana hanya untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih bersahabat, terutama di bulan Ramadan yang sering kali identik dengan naiknya harga kebutuhan dapur.
Dengan membawa uang Rp95 ribu dengan menukarkannya satu kupon, warga bisa menebus tujuh komoditas bahan pokok sekaligus. Sebuah paket yang bagi banyak keluarga cukup berarti, apalagi menjelang Lebaran ketika pengeluaran biasanya ikut naik.
Kepala Kejati Gorontalo, Riyono, mengatakan kegiatan pasar murah itu memang ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
"Intinya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan, khususnya bahan pokok, dengan harga yang lebih terjangkau," kata Riyono usai memantau langsung kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi penting terutama di bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Pada periode itu, harga sejumlah bahan pokok biasanya ikut merangkak naik, sementara kebutuhan rumah tangga justru semakin banyak.
Karena itulah pemerintah bersama Kejati Gorontalo mencoba menghadirkan solusi sederhana, yaitu menghadirkan bahan pokok dengan harga yang lebih ringan bagi masyarakat.
Untuk pasar murah kali ini, pemerintah menyiapkan sekitar 1.500 kupon yang bisa ditukarkan warga untuk membeli paket sembako tersebut.
Informasinya sendiri disebarkan cukup luas kepada masyarakat. Meski begitu, warga yang tinggal di sekitar Kantor Kejati Gorontalo menjadi yang paling cepat datang.
Tidak heran jika sejak pagi halaman kantor sudah dipenuhi antrean warga yang ingin menukarkan kupon mereka.
Riyono menegaskan bahwa kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat selama mereka menukarkan kupon yang telah disediakan oleh pemerintah.
"Kami terbuka untuk masyarakat. Siapa saja bisa berbelanja di sini selama menukarkan kupon yang tersedia," ujar Riyono menjelaskan.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.