TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Irianto Ahmad Dipercayakan Kembali Nahkodai SMSI Provinsi Gorontalo untuk Arungi Ombak Baru

$detailB['caption'] Irianto Ahmad resmi terpilih lagi jadi Ketua SMSI Provinsi Gorontalo dan foto bersama dengan pengurus SMSI se Kabupaten/Kota di Gorontalo(Berinti.id/Husnul Puhi)

Menjadi nahkoda untuk kedua kalinya mungkin terdengar seperti melanjutkan perjalanan yang sama. Padahal, ombak yang dihadapi sudah berbeda. Melalui Musda II SMSI Provinsi Gorontalo, Irianto Ahmad kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk periode 2026–2030.

***

BERINTI.ID, Gorontalo - Dalam organisasi, ada dua kemungkinan yang biasa terjadi setelah musyawarah selesai, yaitu muncul wajah baru atau kembali mempercayai orang lama. SMSI Provinsi Gorontalo memilih jalan yang kedua.

Melalui Musyawarah Daerah (Musda) II yang digelar di FOX Hotel Gorontalo, Sabtu, 13 Juni 2026, Irianto Ahmad kembali dipercaya memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Gorontalo untuk periode 2026–2030.

Bagi sebagian orang, keputusan ini mungkin dibaca sebagai bentuk keberlanjutan. Namun, bagi mereka yang berkecimpung di dunia media, kepercayaan untuk memimpin pada periode kedua justru bisa berarti pekerjaan rumah yang lebih banyak.

Sebab, kalau dulu tantangan media mungkin hanya soal bagaimana menyampaikan informasi lebih cepat, kini persoalannya jauh lebih rumit. Algoritma berubah, pola konsumsi informasi bergeser, persaingan semakin ketat, sementara tuntutan publik terhadap kualitas pemberitaan tak pernah surut.

Musda yang dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Wakil Ketua Umum SMSI Pusat Yono Hartono, pengurus kabupaten dan kota, serta para pemilik perusahaan media siber itu memang menjadi forum untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Namun di balik proses pemilihan, tersimpan harapan agar SMSI Gorontalo tetap menjadi rumah yang mampu menyatukan kepentingan perusahaan pers tanpa kehilangan idealisme profesinya.

Terpilihnya kembali Irianto dinilai sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya pada periode sebelumnya. Pada saat yang sama, keputusan tersebut juga menjadi titipan harapan agar organisasi ini semakin solid dan adaptif menghadapi perubahan zaman.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Irianto mengatakan periode keduanya akan difokuskan pada penguatan organisasi, peningkatan profesionalisme perusahaan pers, serta memperluas kolaborasi antaranggota.

"Terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ini bukan tentang pribadi, tetapi amanah untuk membawa SMSI Gorontalo semakin kuat, solid, dan relevan menghadapi perubahan industri media," ujarnya.

Menurutnya, SMSI harus menjadi ruang bersama tempat perusahaan media siber saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan bertumbuh secara sehat di tengah kompetisi ruang digital yang semakin bising.

Karena itu, sejumlah program kerja ke depan akan diarahkan pada peningkatan kapasitas anggota, memperluas jejaring kolaborasi, serta menjaga standar jurnalistik agar tidak mudah tergelincir hanya demi mengejar angka pembaca.

Wakil Ketua Umum SMSI Pusat Bidang Kajian Strategis dan Inovasi Kebijakan, Yono Hartono, mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan media tidak berhenti pada besarnya trafik atau banyaknya klik yang diperoleh.

"Yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar media yang besar secara angka, tetapi media yang memiliki kualitas, menjaga etika, dan dipercaya publik," kata Yono.

Dengan terpilihnya kembali Irianto Ahmad, SMSI Provinsi Gorontalo memasuki babak kedua kepemimpinannya. 

Jabatan ketuanya memang masih dipegang orang yang sama. Namun, medan yang akan dihadapi empat tahun ke depan jelas sudah berbeda.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp