TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Kalapas Gorontalo Bagi Gerobak UMKM: Biar Keluarga Warga Binaan Tak Cuma Nunggu di Ruma

$detailB['caption'] Kalapas Kelas IIA Gorontalo memberikan bantuan gerobak UMKM kepada keluarga salah satu warga binaan di momen HBP ke-62 (istimewa)

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, menyalurkan bantuan gerobak UMKM kepada keluarga warga binaan sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan mengurangi dampak sosial selama proses pembinaan berlangsung.

***

BERINTI.ID, Gorontalo - Hidup sebagai keluarga narapidana itu tak cuma soal menunggu, kadang juga soal bertahan. Mungkin itu yang coba dijawab oleh Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, lewat program bantuan sosial berupa gerobak UMKM.

Di momen Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lapas Gorontalo menyerahkan bantuan gerobak usaha ke sejumlah keluarga warga binaan. 

Acaranya digelar di aula lapas, Senin, 28 April 2026, dengan suasana yang lebih hangat dari biasanya, karena kali ini bukan soal pembinaan di dalam, tapi kehidupan di luar.

Program ini, kata Junaidi, bukan sekadar bagi bantuan biar kelihatan peduli. Ada pesan yang ingin disampaikan yaitu keluarga narapidana juga perlu ditopang, bukan dibiarkan jalan sendiri.

"Ini bukan hanya bantuan materi, tapi bentuk kepedulian kami terhadap keluarga warga binaan yang ikut terdampak," ujar Junaidi. 

Kalau dipikir-pikir, masuk akal juga. Saat seseorang menjalani hukuman, yang ikut menanggung efeknya sering kali adalah keluarga, baik secara ekonomi maupun sosial.

Karena itu, bantuan gerobak itu diharapkan bisa jadi pintu masuk buat usaha kecil bagi keluarga warga binaan. Bisa buat jualan gorengan, minuman, atau apapun yang penting bisa mutar uang.

Junaidi bilang, momen HBP ini sengaja dipakai buat mengingatkan bahwa pemasyarakatan tidak cuma soal membina orang di dalam, tapi juga bagaimana mereka dan keluarganya bisa tetap hidup layak.

Salah satu penerima bantuan, Olis Tahir, mengaku bantuan ini bukan sekadar barang, tapi juga harapan baru.

"Saya berharap ini bisa jadi awal untuk usaha mandiri," tutur Olis. 

Tentu saja, gerobak bukan solusi ajaib yang langsung bikin hidup berubah. Tapi setidaknya, ini langkah kecil yang cukup konkret dibanding sekadar janji pemberdayaan yang sering terdengar di acara seremonial.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp