Aksi pencurian tabung gas bersubsidi terjadi di sebuah kos-kosan putri di Kabupaten Bone Bolango. Dua pria yang diduga pelaku terekam kamera pengintai saat mengambil tabung gas 3 kilogram dari dalam kos, dengan modus beraksi pada waktu subuh hari.
BERINTI.ID, Bone Bolango - Kalau benar pepatah yang bilang maling itu kreatif, dua pria di Kecamatan Kabila ini layak dapat catatan kaki. Bukan karena aksinya yang canggih, tapi karena aksi pencurian.
Dua pagi berturut-turut, dengan kostum yang itu-itu saja, keduanya menyatroni dapur umum kos-kosan putri dan membawa pulang tabung gas melon 3 kilogram tanpa izin tentunya.
Aksi ini terekam jelas kamera pengintai di sebuah kos-kosan wanita di Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Dalam rekaman CCTV, terlihat dua pria berperan kompak, satu mengenakan hoodie putih dan celana panjang yang bertugas sebagai penjaga situasi, sementara rekannya bercelana pendek langsung mengeksekusi target.
Satu mengawasi, satu mengangkat. Seperti tim kerja yang sudah latihan.
Menurut pemilik kos, Deliana Vitasari Djakaria, hilangnya tabung gas itu baru disadari setelah penghuni kos melapor.
Menariknya, laporan itu muncul bukan saat kehilangan pertama, tapi setelah tabung melon raib untuk kedua kalinya.
"Yang hilang ini dua tabung gas. Pertama di tanggal 28 Januari 2026, lalu kedua tadi pagi," kata Deliana saat dikonfirmasi Kamis malam, 29 Januari 2026.
Kehilangan pertama sempat lewat begitu saja. Para penghuni kos mengira mungkin hanya salah taruh. Namun, ketika tabung kedua ikut menghilang, barulah kecurigaan muncul.
Deliana pun memutar ulang rekaman CCTV. Hasilnya cukup jelas dan, sayangnya, cukup bikin kesal.
"Dari rekaman terlihat dua orang pria. Bukan penghuni kos. Satu ambil tabung, satu lagi menunggu di atas motor," ujar Deliana menjelaskan.
Dalam rekaman, pencurian pertama terjadi sekitar pukul 04.50 Wita. Aksi kedua berlangsung pukul 05.38 Wita, di hari yang berbeda. Jamnya beda tipis, gayanya sama persis. Bahkan, menurut Deliana, pakaian pelaku di dua kejadian itu tidak berubah.
"Kalau saya menduga pelakunya orang yang sama. Pakaian mereka sama di hari pertama dan kedua," sambungnya.
Kecurigaan itu kian menguat karena kos-kosan tersebut khusus perempuan. Artinya, dua pria yang mondar-mandir subuh-subuh di dapur umum jelas bukan bagian dari penghuni.
Merasa cukup bukti dan tidak ingin tabung melon terus ‘pamit tanpa salam’, Deliana akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Kabila.
Ia berharap polisi segera mengamankan pelaku, sebelum dapur kos benar-benar kehabisan gas dan kesabaran ikut menipis.
Sementara itu, dua tabung gas 3 kilogram kini tinggal kenangan. Entah sudah jadi alat masak di tempat lain, atau masih menunggu giliran dicuri lagi.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.