TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Kasus Dugaan Persetubuhan dan Pemerasan Polisi, Propam Polda Gorontalo: Sebentar Lagi Sidang Etik

$detailB['caption'] Kabid Propam Polda Gorontalo, Kombes Pol Afri Darmawan (Berinti.idd/Husnul Puhi)

Polisi di Bone Bolango yang diduga melakukan kekerasan seksual berupa persetubuhan hingga pemerasan secepatnya akanenjalani sidang etik. Simak penjelasan Kabid Propam Polda Gorontalo.

***

BERINTI.ID, Gorontalo - Anggota polisi yang diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual dan pemerasan terhadap seoorang mahasiswa akan menjalani sidang etik.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Propam Polda Gorontalo, Kombes Pol Afri Darmawan, Rabu, 27 Agustus 2025 kemarin.

Kepada sejumlah media, Afri mengatakan berkas perkara ini telah proses dan sudah hampir selesai.

"Tinggal resume. Setelah itu akan kita ajukan ke Bidkum untuk saran hukum lalu disidangkan," kata Afri.

Kasus ini masih menjadi sorotan publik. Pasalnya, terduga pelaku yang dulu bertugas di Bone Bolango itu sudah beristri, dan memiliki anak.

Tak cuma diduga melakukan kekeraaan seksual berupa peersetubuhan, terduga pelaku juga diduga melakukan pemerasan terhadap korban.

Akibat kasus ini, korban mengalami trauma berat, hingga putus kuliah.

Beberapa waltu lalu, ibu korban menemui langsung Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo untuk meminta keadilan untuk anaknya.

Ibu korban menangis histeris lantaran kasus ini terkesan lamban. Sejak dilaporkan pada akhir Mei lalu, tahap penyelidikan kasus ini belum selesai.

Keluarga kecewa, terlebih sampai dengan sekaarang terduga pelaku masih berkeliaran bebas alias belum ditahan.

Afri menegaskan bahwa kasus ini akan segera disidangkan. Mengenai sanksinya nanti, semua tergantung hasil sidang etik Polri.

"Bentar lagi sidang, berkasnya sudah selesai," pungkasnya.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp