Kebakaran melanda kawasan Gunung Suka Damai, Kabupaten Bone Bolango. Api yang membakar pepohonan, rumput liar, dan dedaunan kering berhasil dipadamkan sebelum merambat ke permukiman warga.
***
BERINTI.ID, Bone Bolango — Gunung memang tempat yang cocok untuk menikmati pemandangan. Tapi kalau yang terlihat malah api menjalar di antara rumput dan dedaunan kering, suasananya tentu berubah jadi perkara lain.
Kebakaran lahan terjadi di kawasan gunung Desa Suka Damai, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Rabu, 30 September 2026 malam hari.
Api pertama kali terlihat warga sekitar pukul 16.51 Wita. Kobaran dengan cepat membesar karena yang terbakar bukan cuma rumput liar, tetapi juga pepohonan dan dedaunan kering di kawasan tebing hingga puncak gunung.
Masalahnya, lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman warga. Artinya, kalau api terus menjalar, urusannya bisa lebih panjang daripada sekadar memadamkan rumput yang terbakar.
Permintaan bantuan kemudian diterima Damkar Bone Bolango sekitar pukul 17.05 Wita. Dit Samapta Polda Gorontalo merespons dengan mengerahkan 27 personel yang dipimpin Kasubdit Dalmas Kompol Reza Hasni.
Tiga kendaraan ikut dibawa, diantaranya satu unit Rantis D-Max Karhutla, satu Rantis AWC, dan satu Truck Dalmas.
Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 18.15 Wita. Mereka terdiri atas personel Dit Samapta Polda Gorontalo, 13 personel Damkar Bone Bolango, Polres Bone Bolango, Polsek Bulango, TNI, aparat desa, serta masyarakat.
Tugas mereka bukan cuma memadamkan api. Area sekitar lokasi juga diamankan dan disterilkan untuk mencegah warga mendekati titik kebakaran.
Medan menjadi tantangan tersendiri. Api berada di tebing dan puncak gunung dengan kontur yang curam. Jadi, ini bukan perkara tinggal membawa selang lalu menyiram seperti memadamkan api di halaman rumah.
Dir Samapta Polda Gorontalo KBP Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti mengatakan, kerja sama tim gabungan membuat dua titik kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 22.31 Wita.
Setelah api padam, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi membuat kebakaran muncul lagi.
"Alhamdulillah api berhasil kita padamkan dan tidak merambat ke pemukiman warga yang berada di bawah lokasi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini," kata Satrya.
Operasi baru benar-benar dinyatakan selesai pada pukul 23.58 Wita setelah petugas memastikan tidak ada lagi titik api.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Permukiman warga yang berada di bawah lokasi kebakaran juga berhasil terhindar dari jangkauan api.
Namun, ada satu pesan yang kembali disampaikan polisi setelah api padam: jangan membuka lahan dengan cara dibakar dan jangan membakar sembarangan.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.