Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Peristiwa ini mengakibatkan dua rumah warga ludes terbakar dan berdampak pada 16 kepala keluarga serta 51 jiwa.
***
BERINTI.ID, Kota Gorontalo - Api membesar dengan cepat menjalar di kawasan permukiman padat penduduk, pada Selasa siang, 16 Desember 2025.
Itulah insiden kebakaran yang terjadi di Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Peristiwa tersebut mengakibatkan enam rumah warga terdampak, dan dua di antaranya dilaporkan ludes terbakar.
Camat Kota Tengah, Sutami Suratinoyo, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 13.00 Wita.
Informasi awal yang diterima pihak kecamatan menyebutkan api bermula dari dua rumah sebelum merambat ke bangunan lain yang berdekatan.
"Awalnya kami menerima laporan ada dua rumah yang terbakar. Karena jaraknya berdekatan, api kemudian merambat ke beberapa rumah di sekitarnya," kata Sutami saat ditemui di lokasi kejadian.
Sutami menjelaskan, dari enam rumah yang terdampak, hanya dua unit yang mengalami kerusakan total. Sementara empat rumah lainnya terdampak imbas kobaran api.
Peristiwa tersebut berdampak pada 16 kepala keluarga dengan total 51 jiwa. Di antaranya terdapat dua orang lanjut usia dan salah satunya dalam kondisi sakit stroke, sepasang suami istri penyandang disabilitas, serta empat orang balita.
"Data sementara yang kami himpun, terdapat dua orang lansia, pasangan suami istri penyandang disabilitas, dan empat orang balita," ujar Sutami menjelaskan.
Hingga saat ini, aparat kelurahan dan kecamatan masih melakukan pendataan di lapangan sehingga total kerugian akibat kebakaran belum dapat ditaksir.
"Untuk kerugian belum bisa kami sampaikan, karena masih dalam proses pendataan," Lanjut Sutami.
Pascakebakaran, sebagian warga terdampak mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga terdekat. Pemerintah kecamatan dan kelurahan juga telah menyiapkan lokasi sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang membutuhkan.
"Kamu juga sudah menyiapkan tempat penampungan sementara. Kami terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi," tutup Sutami.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.