TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Ketua DPRD Gorontalo Siap Mundur Jika Gagal Pertemukan Pendemo dengan Kapolda dan Gubernur

$detailB['caption'] Ketua DPRD Provinsi Gorontalo , Thomas Mopili janji pertemukan massa aksi dengan Gubernur dan Kapolda Gorontalo (Berinti.id/Husnul Puhi)

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili siap mundur dari jabatannya jika tidak mampu mempertemukan pendemo dengan Kapolda dan Gubernur. Janji ini disampaikan saat menemui massa aksi.

***

BERINTI.ID, Gorontalo – Ribuan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar demo menolak kenaikan tunjangan DPR, Jumat 29 Agustus 2025 sore.

Massa aksi bergerak dari Jalan Nani Wartabone (Bundaran Saronde) menuju Rumah Dinas (Rudis) Gubernur untuk menyampaikan empat tuntutan.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut agar aspirasi mereka diterima langsung oleh anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Gubernur, serta Kapolda Gorontalo.

Namun, sesampainya di lokasi, Gubernur dan Kapolda diketahui sedang berada di luar daerah. Hanya Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, yang hadir menemui massa aksi.

Kondisi itu memicu kekecewaan mahasiswa. Massa aksi kemudian membakar ban dan menduduki teras Rudis gubernur sebagai simbol kekecewaan.

Situasi mulai mereda setelah Ketua DPRD Gorontalo, Thomas Mopili memberi jaminan serius di hadapan ribuan mahasiswa.

Ia berjanji, jika gagal mempertemukan mereka dengan Gubernur dan Kapolda, dirinya siap mundur dari jabatannya sekaligus melepas status keanggotaan di DPRD.

“Kalau Gubernur, Kapolda, dan Ketua DPRD tidak hadir, maka saya siap mundur dari jabatan,” tegas Thomas.

Namun, pernyataan itu ditolak massa. Mereka menuntut agar Gubernur, Kapolda, dan Ketua DPRD mundur bersama-sama bila enggan menemui rakyat.

“Kami tidak sepakat. Yang kami minta, kalau tidak hadir, maka Gubernur, Ketua DPRD, dan Kapolda mundur dari jabatannya,” ujar salah satu koordinator aksi.

Menanggapi desakan itu, Thomas menegaskan bahwa dirinya tidak berwenang mencopot Gubernur maupun Kapolda.

Ia hanya bisa menjamin dirinya sendiri untuk mundur jika gagal menindaklanjuti tuntutan mahasiswa.

“Saya tidak bisa menjamin Gubernur dan Kapolda mundur. Tapi Thomas Mopili siap mundur dari DPRD. Catat itu,” katanya dengan nada tegas.

Pernyataan tersebut akhirnya meredakan emosi massa. Aksi yang sempat memanas itu berakhir tertib.

Setelah membubarkan diri, suasana di sekitar Rudis Gubernur kembali kondusif.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp