TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Kreativitas Tak Terpenjara, Warga Binaan Lapas Kelas IIA Gorontalo Hias Tolangga untuk Maulid Nabi

$detailB['caption'] Tim juri saat menilai beberapa Tolangga yang dibuat dan dihias oleh warga binaan Lapas Kelas IIA Gorontalo untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW (Berinti.id/Husnul Puhi)

Warga binaan Lapas Kelas IIA Gorontalo menunjukkan kreativitas mereka dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebanyak 14 Tolangga dihias dan diperlombakan dalam Festival Walima, yang sekaligus menjadi bagian dari program pembinaan bagi mereka.

***

BERINTI.ID, Gorontalo — Kalau di Gorontalo sudah masuk musim Maulid Nabi Muhammad SAW, ada satu benda yang mendadak punya status hampir seperti selebritas lokal, yaitu Tolangga.

Bentuknya bisa menyerupai menara, masjid, hingga perahu. Hiasannya pun dibuat semeriah mungkin. Pokoknya, kalau bisa dibuat menarik perhatian, kenapa harus tampil biasa-biasa saja?

Tradisi itu rupanya juga sampai ke balik tembok Lapas Kelas IIA Gorontalo. Para warga binaan ikut meramaikan Festival Walima dengan berlomba menghias Tolangga dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sebanyak 14 Tolangga dibuat dan diperlombakan. Tolangga tersebut berasal dari seluruh blok hunian yang ada di Lapas Kelas IIA Gorontalo.

Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan menghias Tolangga. Ada misi pembinaan yang ingin dibangun lewat kegiatan keagamaan tersebut.

Menurut dia, warga binaan perlu tetap diberi ruang untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan. Sebab, cepat atau lambat, mereka akan kembali ke tengah masyarakat.

"Ini salah satu bentuk program pembinaan. Kita berusaha membaurkan warga binaan dengan masyarakat supaya nanti ketika mereka kembali ke masyarakat, masyarakat bisa menerima keadaan dan kondisi mereka," kata Junaidi.

Karena itu, kegiatan keagamaan di dalam lapas tidak berdiri sendiri. Ia menjadi bagian dari program pembinaan yang rutin dilakukan setiap tahun.

Junaidi mengaku bangga melihat antusiasme warga binaan dalam kegiatan Festival Walima tahun ini. Apalagi, ini merupakan kali pertama dirinya mengikuti kegiatan tersebut sejak bertugas di Lapas Kelas IIA Gorontalo.

Ia bahkan mengaku terharu melihat kebersamaan yang dibangun para warga binaan.

"Alhamdulillah, tahun ini saya sangat bangga. Saya juga sangat terharu karena kebersamaan yang dibangun oleh warga binaan itu nyata adanya," ujarnya.

Bukan cuma petugas lapas yang sibuk menyiapkan acara. Para warga binaan juga ikut ambil bagian. Mereka bahkan saling bahu-membahu menghias Tolangga dari masing-masing blok.

Menariknya, proses tersebut juga melibatkan keluarga warga binaan.

Jadi, kalau selama ini tembok lapas kerap dibayangkan sebagai batas antara dalam dan luar, Festival Walima kali ini menunjukkan bahwa urusan tradisi dan kebersamaan rupanya tidak gampang dipagari.

"Memang warga binaan berkontribusi. Mereka malah berlomba-lomba di masing-masing blok membuat Tolangga. Mereka bekerja sama, bahu-membahu, dan tetap melibatkan keluarga," kata Junaidi.

Ada 10 blok hunian di Lapas Kelas IIA Gorontalo. Dari seluruh blok tersebut, terkumpul 14 Tolangga yang kemudian ikut dalam festival.

Ibu-ibu Dharma Wanita juga turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Karena namanya festival, tentu kurang lengkap kalau tidak ada perlombaan dan hadiah. Warga binaan yang berhasil menjadi juara mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi.

Junaidi mengatakan hadiah tersebut diharapkan membuat warga binaan semakin bersemangat mengikuti kegiatan serupa pada tahun berikutnya.

"Tentunya perlombaan atau hadiah itu bisa memberikan motivasi kepada mereka, dan tahun depan mereka bisa lebih baik lagi," tutup Junaidi. 


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp