Pelatihan Quran Isyarat bagi para pelatih disabilitas sukses digelar oleh Baznas RI bersama Lakpesdam PWNU Gorontalo yang berlangsung selama dua hari. Melalui program ini, kedua lembaga tersebut berhasil menghadirkan layanan keagamaan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.
***
BERINTI.ID, Gorontalo - Baznas RI bersama Lembaga Kajian dan Lakpesdam PWNU Gorontalo sukses menyelenggarakan Pelatihan Quran Isyarat.
Pelatihan tersebut ditujukan kepada para pelatih disabilitas yang diselenggarakan selama dua hari lamanya, berlangsung di Kantor Bahasa Gorontalo, dari 27-28 November 2025.
Program pelatihan itu digelar untuk memeprluas akses pembelajaran Al-Quran bagi penyandang disabilitas, khususnya teman Tunarungu.
Program yang digelar selama dua hari ini diikuti peserta dari berbagai lembaga pendidikan dan komunitas inklusi.
Sekretaris Lakpesdam PWNU Gorontalo selaku Sekretaris Panitia, Imam Nurhakim Hasan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Nahdlatul Ulama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif.
"Ini bukti bahwa NU Gorontalo senantiasa hadir untuk umat dan bangsa. Insya Allah kegiatan keumatan, terutama dalam kajian dan pengembangan sumber daya manusia, akan terus kami lakukan," ujar Imam.
Dirinya juga menambahkan bahwa anggota Lakpesdam PWNU didominasi para dosen muda dari tiga kampus, yakni IAIN SMART, UNUGO, dan UNG, yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan keilmuan dan inklusi sosial.
Sebagai fasilitator kegiatan, Azwar Hairul menyampaikan rasa syukurnya bisa mendampingi proses pelatihan.
Ia menilai keberagaman peserta, mulai dari madrasah, SLB, pesantren, komunitas Tuli, hingga para pengajar Quran, menunjukkan kuatnya semangat inklusi dalam masyarakat.
"Dari kegiatan ini para peserta belajar bahwa akses terhadap Al-Quran adalah kebutuhan bersama yang harus kita perjuangkan bersama," tambah Azwar.
Pelatihan Quran Isyarat ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan pendidikan keagamaan yang ramah disabilitas dan membuka ruang lebih luas bagi penyandang Tunarungu untuk belajar Al-Quran secara mandiri dan bermartabat.
Admin