Polresta Gorontalo Kota telah mengembalikan lima motor yang dicuri oleh dua tersangka pada beberapa bulan lalu. Barang bukti tersebut akhirnya balik ke garasi pemilik.
***
BERINTI.ID, Kota Gorontalo - Ada kabar baik di tengah rutinitas kehilangan motor yang biasanya cuma berakhir di status WhatsApp.
Di Kota Gorontalo, lima sepeda motor hasil curian akhirnya kembali ke tangan pemiliknya. Kali ini, ceritanya berakhir bahagia, meski jalannya cukup panjang.
Polresta Gorontalo Kota mengembalikan lima unit motor yang sebelumnya dicuri oleh dua orang tersangka dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Motor-motor itu merupakan barang bukti hasil penyelidikan Satreskrim Polresta Gorontalo Kota.
Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Suryono, mengatakan pengembalian tersebut dilakukan sebagai titip rawat barang bukti.
Artinya, meski motor sudah kembali ke pemilik, proses hukum terhadap para tersangka tetap berjalan.
"Supaya kendaraan bisa dirawat oleh korban. Tapi proses hukumnya tetap lanjut," kata Suryono, di Polresta Gorontalo Kota, Senin, 19 Januari 2026.
Menurut Suryono, langkah pengembalian barang bukti semacam ini rutin dilakukan, terutama dalam kasus curanmor.
Namun begitu, terdapat catatan penting yaitu motor yang sudah dikembalikan itu tetap berstatus barang bukti dan wajib dihadirkan kembali saat persidangan.
"Kami sudah sampaikan ke pemilik supaya kendaraannya tidak dijual dan tidak diubah, termasuk warna," ujar Suryono.
Bagi para pemilik, kembalinya motor bukan sekadar urusan kendaraan. Ada rasa lega yang sulit disembunyikan.
Saiful Yahya, salah satu pemilik motor, mengaku nyaris pasrah setelah motornya hilang selama dua bulan.
"Saya sudah pasrah sebenarnya. Tidak menyangka motor saya bisa kembali," tutur Saiful dengan perasaan senang.
Kabar baik itu datang tiba-tiba. Polisi menghubunginya dan memberi tahu bahwa motornya ditemukan di wilayah Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara. Tak lama berselang, motor tersebut dibawa kembali ke Gorontalo.
"Alhamdulillah, hari ini motor saya sudah bisa dikembalikan," timpalnya.
Hal serupa dirasakan Nenang Kau, korban lainnya. Motornya hilang selama satu bulan sebelum akhirnya ditemukan.
Ia mengaku berterima kasih kepada jajaran Polresta Gorontalo Kota, khususnya Satreskrim, yang tetap menelusuri kasus tersebut.
"Terima kasih banyak kepada Polresta Gorontalo Kota dan Satreskrim yang sudah membantu menemukan motor saya," tutup Nenang.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.