Sepeda motor milik seorang ibu rumah tangga di Kota Gorontalo diduga digasak anak tirinya sendiri. Polisi mengamankan terduga pelaku berinisial RRK, 19 tahun, setelah motor tersebut diketahui telah digadaikan senilai Rp7 juta.
***
BERINTI.ID, Kota Gorontalo — Ada hubungan keluarga yang hangat, ada pula yang sekadar tercatat di kartu keluarga. Kisah di Kota Gorontalo ini masuk kategori yang keduanya.
Seorang ibu rumah tangga di Kota Gorontalo kehilangan sepeda motornya. Setelah dilapor polisi ternyata pelaku anak tirinya sendiri.
Kasus ini terjadi di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 20.30 Wita.
Korban berinisial MAI (30), seorang ibu rumah tangga, malam itu memarkir sepeda motornya di depan rumah. Pagar sudah dikunci. Secara logika, motor mestinya aman.
Namun, maling memang sering kali punya logika sendiri.
Sabtu pagi sekitar pukul 05.30 Wit, MAI mendapati motornya sudah tidak ada. Setelah diperiksa, jendela samping rumah ternyata dalam keadaan terbuka.
Tak hanya motor yang raib. Kunci kendaraan yang sebelumnya disimpan di laci meja ruang tengah juga ikut hilang.
MAI kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Barat.
Laporan itu lalu ditindaklanjuti Tim URC Polresta Gorontalo Kota dengan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian.
Dari penyelidikan tersebut, polisi mendapat informasi mengenai keberadaan seorang pria yang diduga terlibat dalam pencurian. Orang itu disebut berada di sebuah kos-kosan di wilayah Kecamatan Kota Tengah.
"Terduga pelaku berada di sebuah kos-kosan di wilayah Kota Tengah," ujar Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Akmal Novian Reza.
Pada pukul 19.30 Wita, Tim URC bergerak menuju lokasi tersebut. Polisi kemudian mengamankan RRK (19).
Dalam pemeriksaan awal, RRK mengakui perbuatannya. Motor milik MAI ternyata sudah berpindah tangan melalui mekanisme gadai. Nilainya Rp7 juta.
Motor tersebut digadaikan kepada seseorang di wilayah Kelurahan Dulalowo Timur/Wumialo.
Polisi kemudian berhasil menemukan kendaraan tersebut. Namun, motor itu sudah mengalami perubahan. Bodi kendaraan telah diganti oleh RRK.
Plot twist-nya belum selesai.
RRK ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Ia merupakan anak tiri MAI. Namun, keduanya diketahui tidak tinggal serumah.
Jadi, ini bukan cerita maling random yang tiba-tiba lewat, melihat motor, kemudian kepikiran membawa kabur. Polisi menyebut terduga pelaku masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik kendaraan.
Saat ini RRK bersama sepeda motor yang diduga merupakan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kota Barat.
Kasus tersebut masih dalam proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.