TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Mudik Lebaran 2026 Berpotensi Ditemani Hujan, BMKG Gorontalo Kasih Kode Pemudik

$detailB['caption'] Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo, Cucu Kusmayancu saat menjelaskan prediksi cuaca untuk momen puncak arus mudik lebaran 2026 yang berpotensi turun hujan (Berinti.id/Husnul Puhi)

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi potensi cuaca hujan. Sejumlah wilayah diprediksi berpeluang mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat selama periode mudik.

***

BERINTI.ID, Gorontalo - Mudik Lebaran biasanya identik dengan koper, tiket perjalanan, dan pesan singkat dari keluarga di kampung “Jangan lupa pulang.” 

Tapi tahun ini ada satu hal lain yang kemungkinan ikut menemani perjalanan pemudik di Gorontalo, yaitu hujan.

BMKG Gorontalo memprediksi bahwa pada momen puncak arus mudik Lebaran 2026 nanti, sebagian wilayah di provinsi ini berpotensi diguyur hujan, mulai dari intensitas ringan hingga cukup lebat.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo, Cucu Kusmayancu, mengatakan prediksi tersebut didasarkan pada analisis prakiraan cuaca untuk pekan mendatang.

Menurutnya, kondisi tersebut masih dipengaruhi oleh fase musim hujan yang saat ini masih berlangsung di wilayah Gorontalo.

"Secara umum, bulan Maret ini memang masih berada pada fase musim penghujan. Bahkan jika dibandingkan Februari, curah hujan cenderung meningkat," ungkap Cucu.

BMKG sendiri memiliki beberapa jenis prakiraan cuaca, mulai dari prakiraan harian, tiga harian, hingga mingguan. Dari data yang ada saat ini, beberapa wilayah diprediksi berpotensi mengalami hujan dalam beberapa hari ke depan.

Salah satu wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat adalah Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara. 

Sementara untuk kondisi cuaca pada hari ini, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga diperkirakan bisa terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Gorontalo.

Meski begitu, BMKG juga mencatat adanya fenomena iklim yang mulai diperhatikan ke depan, yaitu El Nino. Fenomena ini diperkirakan akan kembali muncul di wilayah Indonesia pada pertengahan tahun 2026.

Jika kondisi tersebut terjadi, musim kemarau di beberapa wilayah Indonesia bisa datang lebih cepat dari biasanya.

Untuk wilayah Gorontalo sendiri, musim kemarau diprediksi datang tidak bersamaan antara wilayah utara dan selatan.

BMKG memperkirakan Gorontalo bagian utara akan mulai memasuki musim kemarau sekitar bulan Mei 2026, sementara wilayah selatan kemungkinan baru menyusul sekitar bulan Juli 2026.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp