Aparat kepolisian beserta pemerintah daerah mulai menyiapkan kesiapsiagaan dalam menghadapi lebaran 2026 di Gorontalo. Ribuan personel dikerahkan dalam hal pengamanan.
***
BERINTI.ID, Gorontalo - Lebaran di Indonesia itu punya pola yang hampir selalu sama, yaitu orang pulang kampung, jalanan tiba-tiba penuh, pasar ramai, dan kadang-kadang ada saja drama kecil di jalan raya.
Karena itulah aparat kepolisian bersama pemerintah daerah di Gorontalo mulai bersiap jauh-jauh hari menghadapi Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Salah satu tanda persiapan itu terlihat lewat apel gelar pasukan Operasi Ketupat Otonaha 2026, yang digelar untuk memastikan pengamanan selama masa mudik dan perayaan Lebaran berjalan lancar.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan dihadiri jajaran Forkopimda serta berbagai instansi yang ikut terlibat dalam operasi pengamanan tahunan tersebut. Pada Kamis, 12 Maret 2026.
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Otanaha merupakan kegiatan pengamanan yang dilakukan secara nasional setiap menjelang Idulfitri.
Di Gorontalo sendiri, ribuan personel dikerahkan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama periode Lebaran.
"Ini adalah apel gelar pasukan Operasi Ketupat Otonaha 2026 untuk memastikan kesiapan personel yang terlibat dalam pengamanan," ujar Widodo usai apel.
Total ada 2.701 personel gabungan yang dilibatkan dalam operasi tersebut. Dari jumlah itu, 2.045 personel berasal dari polisi, kemudian 163 personel dari TNI, serta 493 personel dari berbagai instansi terkait.
Selain menyiapkan personel, aparat juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis.
"Untuk wilayah Gorontalo, kami siapkan 17 pos pengamanan, 7 pos pelayanan, serta 6 pos terpadu yang akan menjadi pusat koordinasi selama masa operasi berlangsung," jelas Widodo.
Keberadaan pos-pos ini biasanya menjadi tempat warga bisa beristirahat sejenak saat perjalanan mudik, sekaligus titik pengawasan aparat untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.