TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Pagi Baru Dimulai, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah di Sulawesi dan Maluku

$detailB['caption'] Tangkapan layar pantauan BMKG terkait potensi tsunami di sejumlah wilayah Sulawesi (istimewa)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

***

BERINTI.ID, Gorontalo - Sebagian orang mungkin baru saja menyiapkan kopi pagi, sebagian lainnya masih bergulat dengan rasa kantuk di awal pekan. 

Senin pagi, 8 Juni 2026, warga di sejumlah wilayah Indonesia Timur mendapat kabar yang membuat mereka harus lebih waspada dari biasanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada pukul 06.49 WIB. Pusat gempa berada sekitar 244 kilometer di barat laut Tahuna dengan kedalaman 47 kilometer.

Tak lama setelah gempa terjadi, BMKG segera melakukan analisis dan pemodelan potensi tsunami. Hasilnya, sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, hingga Kalimantan Timur masuk dalam daftar daerah yang berpotensi terdampak.

Untuk beberapa wilayah pesisir, BMKG menetapkan status siaga. Daerah yang masuk dalam kategori tersebut antara lain Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kota Manado, Minahasa Utara bagian utara, Minahasa bagian utara, Kepulauan Minahasa, Minahasa Selatan bagian utara, Bolaang Mongondow Utara, Gorontalo Utara, Buol, Tolitoli, hingga Tarakan.

Berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan BMKG, gelombang tsunami diperkirakan dapat mencapai wilayah-wilayah tersebut dalam rentang waktu antara pukul 06.49 hingga 08.27 Wib. 

Meski demikian, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak panik. Yang lebih penting adalah tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari lembaga terkait.

Warga yang berada di kawasan pesisir diimbau menjauhi pantai untuk sementara waktu hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. 

Sebab dalam situasi seperti ini, kecepatan memperoleh informasi yang benar sering kali jauh lebih penting daripada sekadar menebak-nebak kondisi di lapangan.

Hingga berita ini ditulis, BMKG masih terus melakukan pemantauan dan analisis terhadap perkembangan situasi. Pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pengamatan terbaru.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp