TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Peringatan HBP di Lapas Perempuan Gorontalo: Petugas dan Warga Binaan Saling Tarik Tali Bukan Tarik Jarak

$detailB['caption'] Lomba tarik tambang di Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo, warga binaan dan petugas lapas ikut serta dalam memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 (Berinti.id/Husnul Puhi)

Menjelang peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo menggelar berbagai lomba, mempertemukan petugas dan warga binaan dalam suasana akrab. Seperti lomba tarik tambang, kedua peserta membangun kebersamaan tanpa sekat, menciptakan momen hangat di balik tembok lapas.

***

BERINTI.ID, Gorontalo - Kalau biasanya Lapas identik dengan suasana serius dan penuh aturan, sore itu di Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo justru terasa seperti halaman kampung yang lagi lomba 17-an.

Menjelang peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang jatuh setiap 27 April, pihak lapas menggelar pekan olahraga dan seni. 

Kegiatan itu bukan sekadar agenda formal biar kelihatan ada kegiatan, tetapi ada yang lebih hangat dari itu yakni kebersamaan.

Rabu sore, 8 April 2026, acara dimulai dengan parade kecil-kecilan. Petugas dan warga binaan tampil berkelompok, lengkap dengan yel-yel masing-masing. Suasananya, lebih mirip lomba antar RT daripada kegiatan institusi negara.

Setelah pembukaan resmi oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo, Elang Kartini, barulah lomba dimulai. Ada voli dan yang paling seru yaitu tarik tambang.

Di lomba tarik tambang itu batas antara yang menjaga (petugas lapas) dan yang dijaga (warga binaan) mulai kabur.

Warga binaan dan petugas berdiri berhadap-hadapan, sama-sama pegang tali, sama-sama ngotot dan ingin menang. Tapi di tengah tarik-menarik itu, yang lebih terasa justru tawa. Tak ada jarak dan tak ada pula canggung.

Yang ada cuma suara sorakan, tawa lepas, dan momen di mana semua orang lupa status masing-masing, seolah lagi jadi satu tim besar yang kebetulan pakai seragam berbeda.

Kartini bilang, kegiatan ini memang dirancang bukan cuma buat seru-seruan, tapi juga membangun kedekatan.

"Harapannya ada kekompakan antara petugas dan warga binaan, supaya ada chemistry yang sama," kata Kartini. 

Selain olahraga, ada juga lomba seni seperti melukis, vokal, dan dance. Jadi, bukan cuma otot yang dilombakan, tapi juga kreativitas.

Buat warga binaan, momen seperti itu bukan hal kecil. Sri Oktaviana, salah satu peserta, bilang kegiatan ini bikin mereka merasa lebih dekat satu sama lain. 

"Kami sebagai warga binaan tentu senang sekali, karena dari perlombaan ini bisa membangun kebersamaan," tutur Sri. 

Hal senada disampaikan Ain, yang merasa dihargai karena dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Bagi dia, kegiatan tersebut bukan sekadar lomba, tapi bentuk kepercayaan.

"Terima kasih Ibu Kalapas yang telah melibatkan warga binaan dalam memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ini," ucap Ain.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp