TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Polisi Gorontalo Ajak Ngopi Ojol dan Om Bentor, Bahas Masalah Jalan Raya Hingga Layanan 110

$detailB['caption'] Kapolda Gorontalo ajak ngopi bareng para ojol dan pengemudi bentor. Ini untuk menampung aspirasi terkait permasalahan warga (Berinti.id/Husnul Puhi)

Polda Gorontalo menggelar ngopi bareng bersama pengemudi ojek online (ojol) dan Pengemudi bentor. Pertemuan itu menjadi ruang bagi para pengemudi menyampaikan aspirasi, mulai dari persoalan di jalan raya, kriminalitas, hingga pemanfaatan layanan pengaduan polisi 110.

***

BERINTI.ID, Gorontalo — Biasanya kalau polisi mengundang orang, bayangan pertama yang muncul adalah ruang pemeriksaan, kursi plastik, atau minimal pertanyaan yang bikin keringat dingin. Tapi kali ini beda. Polisi Gorontalo justru mengajak para pengemudi ojol dan abang-abang bentor untuk ngopi bareng, Jumat, 28 Agustus 2026.

Judul pertemuan itu memang ngopi bareng, tetapi jangan salah sangka. Kopinya bukan sekadar kopi, sebab yang dibicarakan cukup banyak.

"Pembahasannya soal kriminalitas, persoalan jalan raya, pelaporan melalui layanan 110, sampai berbagai masalah yang dirasakan warga," ungkap Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo.

Dirinya mengatakan, kegiatan tersebut sebenarnya merupakan agenda silaturahmi yang sudah direncanakan sejak lama. Hanya saja, seperti banyak agenda lainnya, pelaksanaannya sempat tertunda.

Akhirnya, silaturahmi itu terlaksana juga. Dibuat lebih santai dengan embel-embel ngopi bareng agar obrolannya tidak terasa seperti rapat yang biasanya membuat orang sibuk melihat jam.

"Kenapa dikemas dalam judulnya ngopi bareng? Biar suasananya lebih santai," kata Widodo.

Menurut dia, pertemuan semacam itu seharusnya tidak berhenti sebagai acara seremonial sekali datang, foto bersama, lalu selesai. Harus ada kesinambungan agar polisi bisa terus mendengar persoalan yang dihadapi para pengemudi di lapangan.

Sebab, para pengemudi ojol dan bentor bukan cuma tahu jalan tikus dan jalan berlubang. Mereka juga setiap hari berhadapan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat.

"Kita terus ketemu dengan teman-teman ojol maupun para pengemudi bentor ini. Kita memang mau menampung aspirasi atau usul, saran dan sebagainya," imbuhnya.

Dan ternyata aspirasi yang muncul cukup banyak. Bahkan tidak semuanya sempat disampaikan karena keterbatasan waktu. Maklum, acara digelar pada Jumat dan ada agenda salat Jumat yang tidak bisa dinegosiasikan dengan siapa pun.

Meski begitu, Widodo mengatakan sejumlah persoalan penting sudah berhasil ditampung.

Menariknya, pembahasannya tidak melulu soal kasus kriminal. Ada pula persoalan yang kelihatannya sederhana, tetapi cukup mengganggu kehidupan sehari-hari, yaitu urusan jalan raya.

Mulai dari hambatan penggunaan jalan, kegiatan warga yang menggunakan badan jalan, sampai persoalan kriminalitas dan akses pelaporan kepada polisi melalui layanan 110.

Soal layanan 110 ini juga kembali digelorakan. Polisi meminta masyarakat, termasuk para pengemudi ojol dan bentor, tidak sungkan memanfaatkannya ketika membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian.

"Jangan sampai kita tidak memanfaatkan ini. Ke depan kita akan lebih intens lagi," tutur Widodo.

Pertemuan tersebut juga tidak hanya menghadirkan polisi. Sejumlah pihak lain ikut dilibatkan, termasuk Dinas terkait dan Jasa Raharja.

Widodo mengatakan masukan dari para pengemudi nantinya akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti.

"Yang jelas kami sudah menampung aspirasi dan banyak. Dan itu lumayan penting sekali," ujarnya.

Agar suasana makin akrab, kegiatan tersebut juga diselingi pembagian sembako sebagai bentuk tali asih. Jadi, peserta tidak hanya pulang membawa hasil obrolan, tetapi juga membawa sedikit buah tangan.

Di akhir pertemuan, para pengemudi ojol dan bentor juga menyampaikan deklarasi dukungan terhadap berbagai kegiatan yang bertujuan menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat di Gorontalo.

Kapolda menyebut pertemuan seperti ini diharapkan bisa terus dilakukan secara berkala. Bahkan, ada usulan agar kegiatan serupa kembali digelar dengan melibatkan lebih banyak pihak.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp