Polresta Gorontalo Kota mengimbau warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum berangkat salat tarawih. Pastikan rumah dalam keadaan terkunci dan jangan lupa cek kompor sebelum bepergian.
***
BERINTI.ID, Kota Gorontalo - Ramadan itu soal menahan lapar, haus, dan emosi. Tapi jangan sampai juga lupa dengan kewaspadaan.
Momen ramadan 2026 ini, Polresta Gorontalo Kota mulai pasang alarm. Bukan alarm masjid, tapi alarm kewaspadaan.
Soalnya, tiap tarawih ramai, rumah-rumah mendadak sepi. Di momen sepi itu sering kali jadi “undangan terbuka” bagi maling yang rajin survei.
Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Suryono, mengingatkan warga agar memastikan kondisi rumah benar-benar aman sebelum berangkat ke masjid.
"Saat melaksanakan ibadah salat tarawih, kami meminta masyarakat untuk tidak lengah. Pastikan rumah benar-benar dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan pergi ke masjid," imbau Suryono.
Masalahnya bukan cuma pencurian. Ada juga risiko kebakaran. Biasanya akibat kompor yang lupa dimatikan atau alat elektronik yang tetap menyala. Niatnya cari pahala, pulangnya malah panik lihat asap.
Karena itu, polisi membagikan semacam “checklist tarawih” versi kamtibmas.
Pertama, cek dapur. Pastikan kompor dan peralatan memasak sudah mati total. Gas jangan sampai masih berdesis lirih.
Kedua, cabut alat elektronik yang tak dipakai. Korsleting itu sering datang tanpa permisi.
Ketiga, kunci semua pintu dan jendela. Jangan cuma diklik pelan lalu merasa aman. Kalau perlu, pakai kunci ganda.
Keempat, nyalakan lampu teras. Rumah yang gelap gulita bisa terlihat seperti rumah yang sudah “ditinggal lama”.
Kelima, beri tahu tetangga atau petugas keamanan setempat kalau Anda pergi tarawih. Minimal ada yang tahu rumah sedang kosong.
Dan terakhir, simpan barang berharga di tempat aman. Jangan dipajang manis dekat jendela, seolah ikut ingin tarawih ke luar rumah.
Selain itu, polisi juga meminta warga proaktif. Kalau melihat orang asing dengan gerak-gerik mencurigakan, jangan cuma jadi bahan gosip grup WhatsApp.
Segera lapor ke Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa.
"Mari kita tingkatkan kepedulian dan jaga keamanan bersama. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci utama agar rangkaian ibadah di bulan suci ramadan ini dapat berlangsung dengan khusyuk, aman, tenang, dan penuh berkah," tutup Suryono.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.