TikTok Logo X Logo
Logo ✖
Hulonthalo

Polisi Sita Ratusan Karung Batu Hitam di Sebuah Gudang di Bone Bolango, Pemilik Masih Misterius

$detailB['caption'] Ratusan karung berisikan batu hitam diamankan polisi di Mapolres Bone Bolango. Polisi sementara memburu pemilik dari material tersebut (Berinti.id/Husnul Puhi)

Polisi menyita ratusan karung berisi batu hitam dari sebuah gudang di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Hingga kini, pemilik material tersebut masih misterius dan belum diketahui keberadaannya.

***

BERINTI.ID, Bone Bolango — Ratusan karung berisi material yang diduga batu hitam ditemukan tersimpan di sebuah gudang di Dusun 2, Desa Dumbayabulan, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. 

Penemuan ini bermula dari laporan masyarakat pada Minggu malam, 4 Oktober 2026, sekitar pukul 22.00 Wita. Warga melihat sejumlah ojek tambang yang diduga mengangkut material batu hitam menuju belakang mini market Dumbayabulan.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti personel Satreskrim Polres Bone Bolango. Tim yang dipimpin Kanit 2 Tipidter, IPDA Zulfikar Nasion Hamzah, mendatangi lokasi bersama personel Unit 2 Tipidter dan Resmob.

"Setelah tim kami sampai di lokasi, ternyata gudangnya terkunci dan tidak ada aktivitas apapun, tidak ada juga orang di sekitaran lokasi," ujar Kasatreskrim Polres Bone Bolango, AKP Robin Talib dalam konfrensi pers, Kamis, 9 Oktober 2026.

Karena tak ada orang di lokasi, polisi pun memasang garis polisi di gudang tersebut beserta tumpukan material yang diduga batu hitam. Pemasangan garis polisi itu disaksikan sekretaris desa atau aparat desa setempat.

Masalahnya, ketika polisi mencoba mencari tahu siapa pemilik gudang, jawaban yang didapat justru belum mengarah kepada siapa pun.

Polisi meminta informasi dari masyarakat sekitar dan aparat desa yang menyaksikan pemasangan garis polisi. Namun, mereka mengaku tidak mengetahui siapa pemilik gudang penyimpanan material tersebut.

"Kami mencoba menanyakan ke warga-warga yang rumahnya berdekatan di gudang tersebut, bahkan aparat desa setempat juga kami ikut tanyakan, namun tidak ada yang mengetahui" kata Robin. 

Dengan begitu, selain menelusuri asal-usul material, polisi juga masih harus mengungkap siapa orang yang berada di balik tempat penyimpanan itu.

Pada Senin, 5 Oktober 2026, sekitar pukul 16.00 WITA, personel Polres Bone Bolango memindahkan material tersebut ke Markas Polres Bone Bolango. Total ada 123 karung yang diamankan sebagai barang bukti.

Polisi menduga tempat tersebut digunakan untuk menampung batu hitam tanpa izin. Namun, dugaan itu masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan.

Sejauh ini, identitas terduga pelaku belum diketahui. Polisi juga belum mengungkap secara terperinci asal material, nilai ekonominya, maupun ke mana batu hitam tersebut rencananya akan dibawa.

"Langkah berikutnya, kami akan kembali meminta keterangan saksi-saksi di sekitar gudang sekaligus menelusuri identitas pemilik tempat penyimpanan tersebut," tutup Robin. 


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp