TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Razia Gabungan di Lapas Kelas IIA Gorontalo: Korek Api dan Sendok Kena Sapu Bersih Petugas

$detailB['caption'] Seorang petugas sedang memeriksa barang-barang warga binaan Lapas Kelas IIA Gorontalo pada waktu razia (Foto: Humas Lapas)

Razia gabungan di Lapas Kelas IIA Gorontalo menemukan sejumlah barang yang mestinya tak ikut menghuni sel. Korek api dan sendok pun masuk daftar barang yang diamankan petugas.

***

BERINTI.ID, Gorontalo — Lapas rupanya punya daftar barang yang tidak boleh ikut tinggal bersama warga binaan. Korek api dan sendok, misalnya. 

Dua benda yang di luar lapas terlihat biasa saja, mendadak punya cerita berbeda ketika ditemukan dalam razia.

Tim gabungan dari Polri, TNI, BNN, dan petugas Lapas Kelas IIA Gorontalo menggelar razia mendadak pada Kamis, 17 September 2026. Sasarannya sederhana: kamar-kamar warga binaan dan barang-barang yang semestinya tidak berada di dalam sel.

Razia ini dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus mengantisipasi munculnya gangguan di lingkungan lapas.

Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai berpotensi disalahgunakan. Beberapa di antaranya adalah korek api, sendok, serta sejumlah benda lain.

Kapolsek Kota Selatan, Iptu Dedi Maadi mengatakan, benda-benda tersebut memang terlihat sepele. Namun, dalam kondisi tertentu, barang yang sehari-hari dianggap tidak berbahaya tetap bisa digunakan untuk hal yang merugikan orang lain.

"Ada beberapa jenis yang kita temukan, seperti korek api, sendok, dan barang-barang yang mungkin bisa digunakan untuk melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain," ujar Dedi saat menunjukkan barang temuan di lokasi.

Jadi, ini bukan perkara sendok tiba-tiba naik kelas menjadi barang berbahaya. Persoalannya adalah bagaimana benda tersebut bisa digunakan ketika berada di lingkungan lapas.

Menurut Dedi, razia tersebut merupakan bagian dari upaya menekan kemungkinan terjadinya insiden keamanan di dalam Lapas Kelas IIA Gorontalo.

"Maka dari itu, setelah kita laksanakan kegiatan ini, paling tidak meminimalisir apa yang akan terjadi di Lapas," kata Dedi. 

Razia kali ini melibatkan personel lintas institusi. Ada unsur TNI, BNN, Polri, hingga petugas internal Lapas Kelas IIA Gorontalo.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda dadakan ketika situasi mulai dianggap rawan. Dedi berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin untuk menjaga kondisi lapas tetap aman dan kondusif.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp