Rencana sejumlah anak motor untuk berkumpul yang diduga berpotensi mengarah pada balap liar di Gorontalo harus batal sebelum sempat dimulai. Tim patroli Polda Gorontalo, lebih dulu turun ke lapangan dan membubarkan kerumunan.
***
BERINTI.ID, Gorontalo - Malam minggu biasanya identik dengan dua hal, nongkrong dan niat balap liar. Entah benar-benar balapan atau sekadar kumpul sambil menggeber motor biar terdengar keren.
Tapi di Gorontalo, malam itu skenario anak-anak motor berubah. Soalnya polisi datang lebih dulu.
Dirreskrimum Polda Gorontalo, Kombes Pol Teddy Rachesna, turun langsung memimpin patroli bersama tim Resmob untuk menertibkan kelompok anak motor yang berkumpul di sekitar Bundaran Telaga dan kawasan Andalas, Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Dua lokasi ini memang bukan tempat asing bagi para remaja yang ingin nongkrong sambil pamer knalpot.
Biasanya, kumpul-kumpul seperti ini bisa saja berujung pada balap liar. Aktivitas yang bagi sebagian orang dianggap seru, tapi bagi warga sekitar lebih sering terasa mengganggu.
Alih-alih menunggu keributan terjadi, polisi memilih datang lebih dulu. Teddy memimpin langsung personel untuk membubarkan para remaja yang berkumpul di titik-titik tersebut.
Tujuannya pembubaran itu untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan sebelum benar-benar terjadi.
Menurut Teddy, patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Gorontalo.
"Kami mengimbau kepada para remaja agar tidak berkumpul hingga larut malam, apalagi melakukan aktivitas seperti balap liar yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain," ujar Teddy.
Ia juga menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan patroli di sejumlah titik yang sering menjadi lokasi nongkrong anak motor pada malam hari.
Harapannya tentu saja agar masyarakat tetap merasa aman, sementara para remaja bisa mencari hiburan yang tidak membuat orang lain ikut deg-degan.
Sebab pada akhirnya, jalan raya memang dibuat untuk berkendara, bukan untuk adu cepat.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.