Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Gorontalo mengintensifkan patroli malam di sejumlah titik keramaian Kota Gorontalo.
***
BERINTI.ID, Kota Gorontalo - Malam akhir pekan biasanya punya dua wajah. Bagi sebagian orang, itu adalah waktu untuk bersantai, nongkrong, atau menikmati keramaian kota. Namun bagi polisi, khususnya Tim URC Polda Gorontalo, malam panjang justru menjadi jam kerja yang paling sibuk.
Sabtu malam hingga Minggu dini hari 6-7 Juni 2026, personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Gorontalo kembali berkeliling sejumlah titik keramaian di Kota Gorontalo.
Tujuannya sederhana tetapi penting, untuk memastikan malam tetap aman dari aksi premanisme, balap liar, pencurian, hingga berbagai gangguan keamanan lainnya.
Patroli dimulai sejak pukul 20.00 Wita dan baru berakhir sekitar pukul 03.00 Wita. Artinya, ketika sebagian besar warga mulai memejamkan mata, polisi masih berputar dari satu lokasi ke lokasi lain.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dirreskrimum Polda Gorontalo, KBP Teddy Rachesna, bersama personel gabungan Subdit 3 Jatanras Polda Gorontalo dan Tim Jatanras Polresta Gorontalo Kota.
Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel lebih dulu mengikuti apel malam. Arahan yang diberikan tidak jauh dari persoalan yang kerap muncul saat akhir pekan: balap liar, konsumsi minuman keras, aksi premanisme, hingga tindak pidana jalanan yang sering muncul ketika pengawasan mulai longgar.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Bundaran Tugu Saronde. Tempat ini memang dikenal sebagai lokasi yang kerap dipadati anak muda pada malam hari.
Di beberapa kesempatan, kawasan tersebut juga sering menjadi arena adu kecepatan dadakan yang tentu saja tidak pernah masuk kalender resmi olahraga mana pun.
Karena itu, kehadiran petugas di lokasi dianggap penting untuk mencegah aksi balap liar sebelum benar-benar terjadi.
Sejumlah warga yang berada di sekitar kawasan tersebut mengaku merasa lebih nyaman dengan adanya patroli rutin dari aparat.
Patroli kemudian bergerak ke kawasan UMKM Pasar Sentral. Di lokasi ini, polisi tidak hanya berkeliling memantau situasi, tetapi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menjauhi aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Perjalanan berlanjut ke area Festival UMKM di depan Rumah Adat Dulohupa. Sejumlah anak muda yang sedang berkumpul di trotoar Jalan Andalas didatangi petugas untuk dilakukan pemeriksaan kendaraan.
Pemeriksaan itu dilakukan guna memastikan tidak ada senjata tajam maupun minuman keras yang dibawa. Selain itu, petugas juga mengingatkan agar aktivitas yang dilakukan tidak mengganggu masyarakat maupun pengunjung festival.
Hasilnya, hingga patroli berakhir, situasi di sejumlah titik yang dipantau terbilang aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tindak pidana maupun gangguan keamanan yang berarti.
Dengan menggunakan satu unit Mobil Gajah dan dua kendaraan operasional lainnya, patroli malam tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan kota ketika sebagian besar warga tengah menikmati akhir pekan.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.