Ibu korban dugaan persetubuhan yang dilakukan polisi menangis histeris di hadapan Kapolda Gorontalo. Ia meminta keadilan untuk anaknya. Kasus ini sudah berjalan tiga bulan, tapi mentok di tahap penyelidikan.
***
BERINTI.ID, Gorontalo - Keluarga korban dugaan persetubuhan yang dilakukan anggota polisi di Bone Bolango merasa kecewa.
Pasalnya, sudah tiga bulan sejak dilaporkan akhir bulan Mei lalu, proses hukum kasus ini hanya sampai tahap penyelidikan saja.
Sedangkan terduga pelaku belum ditahan dan masih berkeliaran bebas.
Untuk mendapatkan keadilan, ibu korban sampai menemui langsung Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo di kantornya.
Sambil menangis, ibu korban meminta keadilan di hadapan Irjen Pol Widodo.
"Pak tolong, pak, kasihan anak saya, pak. Di mana keadilan untuk anak saya, pak?" kata ibu korban.
Menanggapi hal itu, Irjen Pol Widodo meminta kepada PJU Polda Gorontalo agar segera menyelesaikan permasalahan tersebut.
Sementara, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro mengatakan, bahwa kasus yang melibatkan polisi ini telah ditindaklanjuti oleh pihak Propam.
"Untuk saat ini perkembangan kasusnya sudah sampai 90 persen, di mana para saksi-saksi sudah dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan," ujar Desmont.
Menurut Desmont, sudah ada tujuh orang saksi yang telah diperiksa dalam kasus ini.
Desmont berharap pihak keluarga korban untuk lebih bersabar menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Jadi kita tinggal menunggu, nanti akan disidangkan kapan, nanti kita akan update kembali. Kita memohon untuk bersabar ya, supaya proses ini bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.