Sebanyak 11 wisatawan asing dilaporkan hilang kontak saat menyeberang menggunakan speed boat dari Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, menuju Pelabuhan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
***
BERINTI.ID, Gorontalo – Sebuah speed boat yang mengangkut 11 wisatawan asing dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, menuju Pelabuhan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Jumat, 24 Juli 2026.
Kabar itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gorontalo sekitar pukul 15.40 Wita. Informasi awal menyebutkan kapal tersebut juga membawa seorang kapten dan seorang anak buah kapal (ABK).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto, mengatakan laporan diterima dari seorang perempuan bernama Mimin. Menurut informasi yang diterima, speed boat berangkat sekitar pukul 07.00 Wita dari Tojo Una-Una.
Kalau perjalanan berjalan normal, kapal itu semestinya sudah tiba di Pelabuhan Marisa sekitar pukul 11.00 Wita.
"Hingga sore hari, kapal belum juga memberi kabar, sehingga dikhawatirkan mengalami kendala di tengah laut," ujar Heriyanto, dikonfirmasi di kantornya.
Begitu menerima laporan, tim SAR Gorontalo langsung berkoordinasi dengan Pangkalan TNI AL (Lanal) Gorontalo dan Stasiun Radio Pantai (SROP) untuk mengumpulkan informasi sekaligus menyiapkan langkah pencarian.
Masalahnya, laut sedang tidak sedang bersahabat. Cuaca pada Jumat malam dilaporkan kurang mendukung dengan tinggi gelombang berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter. Kondisi itu membuat operasi pencarian belum bisa dilakukan secara maksimal.
Heriyanto mengatakan pencarian direncanakan dimulai pada Sabtu pagi, dengan harapan kondisi cuaca lebih baik.
"Jika memungkinkan, Lanal Gorontalo akan mengerahkan Kapal Angkatan Laut (KAL), sementara tim SAR dari Pos Marisa akan turun menggunakan perahu karet cepat (RIB)," jelas Heriyanto.
Hingga berita ini ditulis, keberadaan speed boat beserta 13 orang di dalamnya masih belum diketahui. Tim gabungan masih menunggu kondisi cuaca yang memungkinkan untuk memulai operasi pencarian di perairan Teluk Tomini.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.