TikTok Logo X Logo
Logo
Hulonthalo

Soal Kasus Menonjol di Gorontalo: Kapolda Bilang Kami Juga Ingin Cepat Tuntas, Tapi Tak Semudah Itu

$detailB['caption'] Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo mengatakan bahwa kasus yang menjadi perhatian publik tetap berjalan, tapi menuntaskannya tak semudah yang dibayangkan masyarakat (Berinti.id/Husnul Puhi)

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo menegaskan penyidikan sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik tetap berjalan, meski belum seluruhnya rampung.

***

BERINTI.ID, Gorontalo - Setiap kali ada kasus besar yang belum juga rampung, publik biasanya hanya melihat satu hal, polisi dianggap lambat. 

Padahal, menurut Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo, ada banyak cerita yang tidak ikut muncul dalam berkas perkara.

Di momentum Hari Bhayangkara ke-80, Widodo mengakui kepolisian memang ingin seluruh kasus yang menjadi perhatian publik segera dituntaskan. Namun, keinginan itu kerap berbenturan dengan berbagai kendala teknis di lapangan.

"Saya rasa semua kasus yang menjadi atensi itu tetap berjalan. Memang ada kendala-kendala. Kemarin kami juga disibukkan dengan kegiatan besar, termasuk dua kali kunjungan Presiden ke Gorontalo yang menyita waktu dan energi. Tapi penyidikan tetap berjalan," kata Widodo usai upacara Hari Bhayangkara, Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut dia, masyarakat sering kali hanya melihat hasil akhirnya tanpa mengetahui proses yang harus dilalui penyidik.

"Kami juga ingin cepat. Hati kecil kami ingin semua perkara segera selesai. Tapi mungkin masyarakat belum mengetahui faktor-faktor yang membuat proses itu memerlukan waktu," ujarnya.

Salah satu perkara yang disorot adalah dugaan penyelundupan sianida. Widodo memastikan penyidikan tidak mandek, hanya saja perkara tersebut melibatkan koordinasi lintas negara.

"Kasus penyelundupan sianida itu tetap jalan. Kenapa lama? Karena melibatkan kepolisian luar negeri. Kami harus berkoordinasi dengan NCB dan kepolisian negara lain. Proses seperti itu tentu membutuhkan waktu," sambung Widodo. 

Selain harus menunggu respons dari negara lain, penyidik juga dituntut menjaga barang bukti serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur hukum.

Akan tetapi, jika ditanya perkara apa yang paling menguras tenaga, Widodo tak ragu menyebut penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Menurut dia, persoalannya bukan semata menangkap pelaku. Lokasi tambang yang jauh, medan yang berat, kebutuhan personel yang banyak, hingga anggaran operasi yang besar menjadi tantangan tersendiri.

"Kasus yang paling sulit itu PETI. Lokasi kejadian jauh, perlu anggaran besar, tenaga besar, pasukan besar," ucapnya.

Meski begitu, ia memastikan operasi penertiban tetap berjalan. Di Kabupaten Pohuwato, misalnya, jumlah tersangka kasus PETI terus bertambah, sementara sebagian perkara sudah memasuki tahap pelimpahan ke kejaksaan.

"Yang bisa kami jangkau pasti kami tindak lanjuti. Penindakan tidak berhenti," tegas Widodo. 

Di balik sulitnya operasi lapangan, ada tantangan lain yang tak kalah rumit, yakni perbedaan sikap masyarakat terhadap penertiban tambang ilegal.

Sebagian warga mendukung karena khawatir kerusakan lingkungan dan ancaman bencana yang mulai terjadi. Namun, sebagian lainnya berharap aktivitas tambang tetap berjalan karena menjadi sumber penghidupan.

"Yang mendukung ada, yang menolak juga ada. Itu dinamika yang kami hadapi di lapangan," tutur Widodo.

Bagi Kapolda, Hari Bhayangkara bukan hanya momen merayakan usia Polri yang ke-80. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap perkara yang belum selesai, ada proses panjang, medan berat, dan tantangan yang sering kali tidak terlihat oleh publik.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp