Mudik Lebaran 2026 di Gorontalo disebut berlangsung lebih terkendali tanpa kemacetan parah. Polisi Lalu Lintas (Polantas) mengklaim rekayasa lalu lintas dan pengamanan terpadu membuat arus kendaraan lebih lancar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
***
BERINTI.ID, Gorontalo – Kalau biasanya cerita mudik identik dengan macet panjang, emosi naik, dan klakson bersaut-sautan, tahun ini katanya beda. Setidaknya begitu klaim dari Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono.
Menurut Lukman, pelaksanaan Operasi Ketupat Otanaha 2026 berjalan mulus, nyaris tanpa drama. Bahkan, berdasarkan survei nasional, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pengamanan lebaran disebut tembus di atas 80 persen.
"Artinya kerja kepolisian, dibantu instansi terkait dan dukungan masyarakat, bisa berjalan dengan baik," kata Lukman saat dikonfirmasi, pada Selasa, 14 April 2026.
Di Gorontalo sendiri, ia mengklaim situasi relatif terkendali. Tak ada kejadian menonjol, kriminalitas bisa ditekan, dan yang paling terasa lalu lintas lebih aman dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kalau dulu kawasan Gor, Ring Road, sampai jalur tugu ketupat sering jadi langganan padat merayap, tahun ini disebut lebih terkendali. Bukan berarti kosong, tapi setidaknya masih dalam kategori padat normal.
Rahasia di balik kelancaran itu, kata Lukman, rekayasa lalu lintas. Polisi menerapkan sistem satu arah di beberapa ruas, buka-tutup arus, sampai prioritas khusus untuk jalur menuju bandara.
"Jalur-jalur rawan kemacetan di Lebaran Ketupat itu merupakan jalur menuju bandara, jangan sampai masyarakat yang mau ke bandara justru terhambat, makanya kami lakukan rekayasa lalin ini," ujar Lukman menjelaskan.
Menariknya, keberhasilan ini tak cuma diukur dari jalanan yang lancar. Lukman bilang, pengamanan lebaran itu paket lengkap. Dari ibadah Ramadan, malam takbiran, salat Id, sampai momen silaturahmi dan rekreasi.
Dan katanya lagi, semua itu berjalan relatif aman. Tak ada lonjakan kasus kriminal, tak ada juga keributan berarti, bahkan potensi gangguan seperti mabuk-mabukan atau perkelahian bisa ditekan.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.