Dokter RS Sitti Khadijah Gorontalo mengaku mendapat ancaman kekerasan dan ancaman pembakaran rumah sakit saat terjadi keributan. Beruntung Polisi bergerak cepat hingga mengamankan Jefry Taha sebagai dalang dalam insiden ini.
***
BERINTI.ID, Kota Gorontalo — Dokter RS Sitti Khadijah Gorontalo, Muhamad Rifki Hulalata, mengungkap adanya dugaan ancaman yang disampaikan Jefry Taha saat terjadi keributan di rumah sakit pada Sabtu dinihari, 12 September 2026.
Selain dugaan penganiayaan, Jefry disebut sempat mengancam akan membakar rumah sakit dan melakukan kekerasan terhadap dokter yang sedang bertugas.
Rifki mengatakan ancaman itu terjadi setelah dirinya berupaya menenangkan Jefry dan mengajaknya duduk untuk membicarakan persoalan yang dipermasalahkan.
Menurut Rifki, pria yang disebut mengaku sebagai wartawan tersebut justru melontarkan kata-kata kasar dan berulang kali menyebut dirinya berasal dari lembaga jurnalistik.
"Sebelum duduk, yang bersangkutan ini selalu mencaci maki saya dan dia juga selalu mengatakan bahwa beliau dari lembaga jurnalis. Mungkin kata-kata itu biar saya takut," ujar Rifki saat diwawancarai di Polresta Gorontalo Kota, Sabtu, 12 September 2026.
Dokter Mengaku Diancam
Rifki mengatakan persoalan kemudian berkembang menjadi dugaan ancaman kekerasan. Dia mengaku Jefry sempat mengancam akan melakukan kekerasan terhadap dirinya.
Selain itu, menurut Rifki, Jefry juga mengancam akan membakar RS Sitti Khadijah Gorontalo.
"Dia juga sempat mengancam saya untuk memotong saya pada tengah malam itu dan menyampaikan bahwa nanti akan membakar rumah sakit seperti dia lakukan pada tahun-tahun sebelumnya," kata Rifki.
Rifki menyebut ancaman tersebut disampaikan dengan merujuk pada tindakan yang diklaim pernah dilakukan terhadap rumah sakit pada masa sebelumnya.
Ancaman tersebut pada akhirnya tidak terjadi. Setelah situasi semakin tidak terkendali, pihak rumah sakit menghubungi polisi.
Jefry Taha Diamankan Polisi
Polisi kemudian mengamankan Jefry Taha untuk menjalani pemeriksaan terkait insiden dugaan penganiayaan dokter RS Sitti Khadijah Gorontalo.
Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Akmal Novian Reza, membenarkan pengamanan tersebut.
Menurut Akmal, Jefry diamankan personel Tim URC bersama Resmob di wilayah Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
"Benar, personel Tim URC bersama Resmob telah berhasil mengamankan terduga pelaku penganiayaan di wilayah Kota Selatan," kata Akmal.
Akmal mengatakan pemeriksaan awal terhadap Jefry menunjukkan adanya pengakuan mengenai perbuatannya. Polisi juga menyebut dugaan penganiayaan tersebut terjadi ketika Jefry berada dalam pengaruh minuman beralkohol.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.