Seandainya hidup warga Bone Bolango mau dirangkum dalam dua kata, mungkin jawabannya adalah tanah dan utang. Dua hal ini paling sering muncul tiap kali Kejari Bone Bolango mampir ke rumah-rumah warga untuk menjalankan pelayanan hukum keliling secara gratis.
***
BERINTI.ID, Bone Bolango - Kejari Bone Bolango mencatat persoalan pertanahan dan utang piutang sebagai aduan paling dominan dalam program pelayanan hukum keliling gratis yang mereka jalankan selama dua bulan terakhir.
Kepala Kejari Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, mengatakan kedua masalah tersebut paling sering disampaikan warga saat jaksa mendatangi langsung rumah-rumah masyarakat untuk memberikan konsultasi hukum.
"Banyak masyarakat yang kami temui mengeluhkan persoalan tanah dan utang piutang," kata Feddy dikonfirmasi pada Senin, 20 April 2026.
Program layanan hukum gratis ini dilakukan dengan cara mendatangi warga menggunakan sepeda. Kegiatan tersebut dijadwalkan setiap hari, kecuali Jumat, mengikuti kebijakan Work From Anywhere (WFA).
Dalam pelaksanaannya, jaksa memberikan penjelasan hukum secara langsung di lokasi. Namun, untuk kasus yang dinilai lebih kompleks, warga diarahkan datang ke kantor kejaksaan agar mendapatkan pendampingan lebih mendalam.
Feddy menjelaskan, masyarakat yang membutuhkan layanan lanjutan dapat menghubungi nomor kontak yang telah disediakan.
"Setelah itu warga yang menghubungi kami akan datang ke kantor untuk mendapatkan penjelasan yang lebih rinci," tutur Feddy menjelaskan.
Feddy menilai, program yang diinisiasi oleh Tim Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Selain banyak yang memanfaatkan layanan konsultasi, sebagian warga juga menindaklanjuti persoalan mereka hingga ke tahap pendampingan lebih lanjut di kejaksaan.
"Masyarakat sangat antusias adanya program ini, mereka sering hubungi kantor untuk meminta layanan hukum dari kami," tutup Feddy.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.