TikTok Logo X Logo
Logo ✖
Hulonthalo

Tim SAR Gorontalo Evakuasi Seorang Warga yang Lemas dari Jalur Air Terjun Lombongo

$detailB['caption'] Proses evakuasi seorang warga yang lemas di jalur air terjun Lombongo oleh tim evakuasi SAR Gorontalo (Foto: Humas Kantor SAR Gorontalo)

Air terjun memang cocok untuk menyegarkan pikiran, tapi jalur menuju Air Terjun Lombongo Minggu sore itu justru bikin tim SAR sibuk. Seorang warga bernama Suparman (46) ditemukan dalam kondisi lemas dan harus dievakuasi selama sekitar lima jam hingga akhirnya tiba di rumah keluarganya dengan selamat.

***

BERINTI.ID, Bone Bolango — Tim SAR gabungan mengevakuasi Suparman, 46 tahun, warga Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo, yang ditemukan dalam kondisi lemas di jalur menuju Air Terjun Lombongo, Desa Lombongo, Kabupaten Bone Bolango, Minggu, 27 September 2026.

Informasi mengenai kondisi Suparman diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo pada Minggu sore. Laporan tersebut disampaikan Ferdi, pengelola Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone yang berada di kawasan taman nasional.

Sekitar pukul 17.00 Wita, Ferdi mendapat informasi dari warga mengenai seorang pria yang terlihat lemas di sekitar Air Terjun Lombongo. Setelah memastikan kondisi korban, Ferdi melaporkan kejadian itu ke command center Kantor SAR Gorontalo.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone untuk melakukan evakuasi. 

Tim rescue Kantor SAR Gorontalo bergerak menuju Desa Lombongo menggunakan Rescue Car Type II dengan membawa peralatan medis dan evakuasi.

Setibanya di Desa Lombongo, tim berkoordinasi dengan personel taman nasional sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi korban.

Tim SAR gabungan kemudian menemukan Suparman dalam kondisi lemas. Petugas memberikan penanganan medis awal di lokasi sebelum mengevakuasinya menggunakan tandu menuju Desa Lombongo.

Dari Desa Lombongo, Suparman kemudian dibawa ke rumah keluarganya dan diserahkan dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor SAR Gorontalo Heriyanto mengatakan proses evakuasi berlangsung sekitar lima jam. Tim menghadapi sejumlah kendala di lapangan, termasuk tidak tersedianya jaringan komunikasi dan banyaknya pohon tumbang di sepanjang jalur.

"Alhamdulillah, setelah kurang lebih lima jam proses evakuasi berjalan dengan aman tanpa insiden," ujar Heriyanto.

Operasi SAR melibatkan personel Basarnas, Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, keluarga, serta masyarakat setempat.

Setelah Suparman berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.


Mau dapatkan informasi terbaru yang menarik dari kami? Ikut WhatsApp Channel Berinti.id. Klik disini untuk gabung.

Foto Profil

Husnul Puhi

Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.

×

Search

WhatsApp Icon Channel WhatsApp