Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) mewisuda 337 lulusan jenjang sarjana, profesi, dan magister dalam wisuda ke-23. Kampus yang kini berusia 18 tahun itu tengah mempercepat peningkatan mutu akademik dengan menargetkan sedikitnya enam program studi meraih akreditasi Unggul sebagai langkah menuju akreditasi institusi pada 2027.
***
BERINTI.ID, Gorontalo – Momen wisuda memang selalu sama. Toga dilempar ke udara, kamera ponsel bekerja tanpa henti, dan orang tua tersenyum lega karena satu babak perjuangan akhirnya selesai.
Begitu pula yang terjadi di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO). Tahun ini, kampus tersebut melepas 337 lulusan yang terdiri atas sarjana, profesi, dan magister.
Namun, bagi UMGO, wisuda bukan sekadar seremoni membagikan ijazah, melainkan penanda bahwa ada ratusan orang baru yang akan membawa nama kampus ke tengah masyarakat.
Rektor UMGO, Abd. Kadim Masaong, mengatakan para lulusan diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan menyelesaikan studi, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata, khususnya bagi pembangunan di Provinsi Gorontalo.
"Kami berharap para lulusan kali ini dapat memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat, terutama untuk daerah Gorontalo," ujar Kadim.
Di hadapan para wisudawan dan wisudawati, Kadim juga mengajak seluruh sivitas akademika melihat perjalanan UMGO yang kini telah menginjak usia 18 tahun.
Menurutnya, usia itu bisa diibaratkan seperti seorang remaja yang mulai memasuki fase dewasa.
Kalau manusia berusia 18 tahun mulai belajar menentukan arah hidup, berpikir lebih kritis, dan berusaha mandiri, UMGO pun sedang menjalani fase yang hampir sama.
Kampus itu, kata Kadim, terus membenahi diri agar semakin siap bersaing sebagai perguruan tinggi yang berkembang.
"UMGO terus berhias, menata, dan mengembangkan diri agar semakin menarik dan memiliki daya saing," kata Kadim dalam sambutannya.
Salah satu perubahan yang paling mudah dilihat masyarakat adalah wajah baru kampus. Kini, pintu utama UMGO dipindahkan ke Jalan Ahmad Wahab, salah satu jalur protokol menuju Kota Gorontalo.
Perubahan itu membuat kampus lebih terbuka dan semakin mudah dikenali masyarakat yang melintas setiap hari.
Namun, pembenahan UMGO rupanya tidak berhenti pada tampilan fisik. Di balik pembangunan kampus, universitas ini juga tengah mengejar target akademik yang cukup ambisius.
UMGO menargetkan sedikitnya enam program studi memperoleh akreditasi unggul pada periode 2026–2027.
Target itu menjadi bagian dari persiapan menuju Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan predikat Unggul yang direncanakan diajukan pada Oktober 2027.
Perlu diketahui, saat ini UMGO membina 35 program studi yang tersebar di tujuh fakultas dan satu program pascasarjana.
Fakultas tersebut meliputi Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Sains dan Ilmu Komputer, Fakultas Psikologi, Fakultas Agama Islam, Fakultas Kedokteran, serta Program Pascasarjana.
Sementara Fakultas Agama Islam dan Program Pascasarjana kini menempati Kampus II di Darul Arqam (DAQAM) Tower, Kota Gorontalo.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.