Video yang merekam keributan antara seorang pria bertopi dan dokter di Rumah Sakit Sitti Khadijah Gorontalo beredar luas di media sosial dan grup WhatsApp. Dalam rekaman tersebut, pria itu diduga mendorong dokter saat terjadi cekcok di lobi pelayanan rumah sakit.
***
BERINTI.ID, Kota Gorontalo — Rumah sakit mestinya menjadi tempat orang mencari pertolongan. Bukan tempat orang datang membawa emosi, lalu pulang membawa video viral.
Namun, suasana berbeda terjadi di Rumah Sakit Sitti Khadijah, Kota Gorontalo, pada Jumat malam, 11 September 2026. Sebuah video yang merekam keributan di lobi pelayanan rumah sakit beredar luas di sejumlah grup WhatsApp.
Dalam video tersebut, tampak seorang pria mengenakan topi putih dan kemeja hijau terlibat cekcok dengan tenaga medis yang sedang bertugas. Pria itu disebut datang ke rumah sakit untuk mengantar keluarganya berobat.
Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu keributan. Namun, dari rekaman yang beredar, pria tersebut terlihat melontarkan kata-kata kasar dan melakukan intimidasi terhadap dokter serta perawat.
Seorang dokter tampak berusaha menjelaskan sesuatu kepada pria tersebut. Alih-alih suasana menjadi lebih adem, keributan justru semakin panas.
Sampai akhirnya, dokter itu meminta pegawai rumah sakit untuk menghubungi polisi.
"Coba telepon polisi, ini sudah kacau," ujar dokter tersebut dalam video.
Kalimat itu rupanya tidak membuat suasana menjadi lebih tenang. Pria bertopi tersebut justru meminta agar polisi benar-benar dipanggil.
"Telepon saja, telepon. Kenapa, telepon itu polisi, telepon," teriaknya.
Dalam rekaman yang sama, pria tersebut kemudian terlihat mendorong dokter yang berada di hadapannya. Peristiwa itulah yang kemudian membuat video tersebut ramai beredar.
Ada satu bagian lain yang ikut menjadi sorotan. Di tengah keributan, pria tersebut mengaku sebagai wartawan. Ia bahkan terlihat menunjukkan kartu identitas sambil berdebat dengan dokter.
"Tau gak, saya Jefri Taha jurnalis, tau gak kamu," katanya dalam video.
Pengakuan sebagai wartawan tersebut tentu menjadi bagian yang perlu diklarifikasi, terutama karena profesi jurnalistik bukan kartu bebas untuk memarahi atau melakukan kekerasan kepada siapa pun.
Namun, apakah benar seluruh kejadian berlangsung seperti yang terlihat dalam potongan video tersebut? Apa yang menjadi pemicu awal keributan? Dan apakah sudah ada laporan resmi terkait dugaan penganiayaan tersebut?
Pertanyaan-pertanyaan itu belum terjawab.
Hingga berita ini diterbitkan, Berinti.id masih berupaya mengonfirmasi pihak Rumah Sakit Sitti Khadijah Gorontalo untuk mendapatkan penjelasan mengenai kejadian tersebut.
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.