BBPOM Gorontalo mengungkap peredaran kosmetik ilegal di Kota Gorontalo dengan menyita 27 jenis produk tanpa izin edar. Temuan ini jadi peringatan bagi warga yang ingin tampil glowing agar lebih waspada terhadap penggunaan skincare yang berisiko membahayakan kesehatan kulit.
***
BERINTI.ID, Gorontalo - Kalau selama ini kamu merasa skincare yang bikin kinclong dalam tiga hari itu ajaib, mungkin saat ini perlu curiga.
Soalnya, baru-baru ini BBPOM Gorontalo membongkar praktik peredaran produk kecantikan yang menjanjikan hasil instan, tapi diam-diam bikin waswas.
Lewat konferensi pers, Kamis, 23 April 2026, BBPOM Gorontalo memamerkan 27 jenis kosmetik tanpa izin edar yang mereka sita.
Totalnya tak tanggung-tanggung yang mencapai 1.819 item, dengan nilai lebih dari Rp142 juta.
Kepala BBPOM Gorontalo, Lintang Purba Jaya, bilang kasus ini terungkap dari laporan warga. Dari situ, petugas bareng polisi turun tangan selama dua hari, 14–15 April 2026, dan akhirnya mengamankan satu nama insial FRA yang diduga jadi pemain di balik distribusi produk-produk ini.
"Untuk kasus ini masih kami dalami, termasuk asal barang dan pola peredarannya," kata Lintang dalam konfresi pers.
Menariknya, sebagian besar produk kecantikan ilegal itu berasal dari satu produk yang tak asing di telinga para pecinta skincare, yaitu Brilliant Skin.
Produk tersebut, kata Lintang, sering dipasarkan dengan janji manis, yakni menjanjikan kulit cerah, halus, dan tampak muda dalam waktu singkat.
Lintang bilang, kosmetik ilegal seperti itu biasanya beredar lewat jalur santai. Seperti toko kecil, reseller, sampai jualan online. Targetnya jelas, orang-orang yang pengin hasil cepat tanpa ribet cek izin edar.
Padahal, di balik janji manis itu ada risiko besar yang bikin kulit jadi tidak sehat.
"Produk kecantikan tanpa izin edar ini berisiko menyebabkan iritasi, kerusakan kulit, hingga dampak kesehatan jangka panjang," tutur Lintang.
Berikut daftar 27 produk hasil sitaan BBPOM Gorontalo yang perlu diketahui pecinta skincare:
Husnul Puhi
Berawal dari semangat menyuarakan kebenaran, Husnul Puhi terjun ke dunia jurnalistik sejak 2022 dan pernah berkarier di media nasional yang membentuk perspektifnya dalam menyampaikan informasi dan memperkuat tekadnya menjadi suara bagi publik.